Dian Sastro kepada Menteri Yasonna: Kami Tidak Bisa Dibungkam

publicanews - berita politik & hukumDian Sastrowardoyo. (Foto: Instagram/@therealdisastr)
PUBLICANEWS, PERANG dingin antara aktris Dian Paramita Sastrowardoyo dengan Menkumham Yasonna Laoly terus bergulir. Sebutan 'bodoh' yang dilontarkan Yasonna menjadi cambukan bagi pemeran film Ada Apa dengan Cinta itu.

Kepada salah satu media nasional, Menkumham mengeluarkan sentimen tersebut. "Dian Sastro tak baca UU sebelum komen, jadi terlihat bodoh. Apa yang disampaikan tak seperti itu, tapi sudah komentar dan jadi ke mana-mana," kata Yasonna beberapa waktu lalu.

Artis 37 tahun itu langsung membalas perkataan Menkumham lewat Insta Storynya. "Daripada kita kecil hati dibilang nggak tau apa-apa, lebih baik kita pelajari lagi yuk," tulis Dian lewat akun @therealdisastr, Kamis (26/9).

Atas pernyataan itu, ia meminta tanggapan kepada publik. Seolah menerima sebutan itu, ibu dua anak ini mengajak warganet banyak membaca.

"Menurut kamu gimana? Hukum ini akan mengikat kita sebagai warga negara. Saya dan teman-teman membaca... dan ya, kami akan membaca dan membaca lagi. Karena lebih baik kita merasa bodoh, dan terus belajar daripada sudah merasa tau semuanya," ujarnya.

Istri konglomerat Maulana Indraguna Sutowo ini berharap pemerintah dapat menyosialisasikan lampiran penjelasan RKUHP kepada masyarakat.

"You can call me anything you want, but we shall not be silenced (Anda boleh menyebut saya apapun semaumu, tapi kami tidak bisa dibungkam)," Dian menegaskan.

Dian berterima kasih kepada para mahasiswa yang sudah berjuang menyuarakan penolakan terhadap revisi RKUHP. "Terimakasih ya adek adek mahasiswa. Kami bangga. Kalian alarm demokrasi di negara ini," tulisnya. "Stay safe ya. Kalo kalian sudah capek cari shelter untuk istirahat. Stay hydrated, dan jangan lupa kabari orang rumah. xoxo," ia menambahkan.

Aktris penyabet banyak penghargaan itu merupakan salah satu dari banyak artis yang menentang revisi UU KPK maupun RKUHP. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top