Kriminalitas Sumut

Delapan Oknum Polisi Jadi Tersangka Sabu Tak Bertuan di Asahan

publicanews - berita politik & hukumBarang bukti sabu 57 kg yang diamankan Polres Tanjungbalai dalam sampan di Sungai Asahan. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Medan - Delapan oknum polisi menjadi tersangka kasus penyelundupan 57 kg sabu. Mereka diamankan di wilayah Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, pada 19 Mei 2021.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi menyebut ke delapan tersangka adalah tiga personel Polair dan lima personel Satres Narkoba Polres Tanjungbalai.

"Ia betul, setelah pemeriksaan menetapkan delapan anggota. Dari Narkoba dan Pol Air," kata Hadi kepada wartawan, Jumat (18/6).

Identitas para oknum polisimasih dirahasiakan, diduga bagian dari sindikat narkoba. "Nanti akan diliris Pak Kapolda," ujar Hadi.

Kasus ini bermula dari penemuan 57 kg sabu tak bertuan oleh jajaran Polres Tanjungbalai di Perairan Sungai Lunang, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan, Sumut.

Petugas patroli sempat mencurigai dua laki-laki menggunakan perahu motor yang melintas di pinggir Sungai Asahan menuju Sungai Lunang, Sumut. Sampan tersebut kemudian bersandar dan kedua pelaku kabur.

Saat menggeledah kapal, petugas menemukan 57 kg sabu dalam 41 bungkus warna hijau merk Qing Shan dan 16 bungkus kuning merk Guanyinwang.

Polisi juga menyita 1 unit sampan kaluk, 1 tas merk sport, 1 tas merk Hyper, dan 1 tas warna kuning bergambar bunga sebagai tempat menyimpan 57 kg sabu tersebut. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top