Ribuan Obat Terlarang Disita dari Rumah Kontrakan di Kuningan

publicanews - berita politik & hukumBarang bukti obatan-obatan terlarang yang disita dari bandar besar di Kuningan, Jabar. (Foto: Polres Kuningan)
PUBLICANEWS, Kuningan - Polisi membekuk DS (42), bandar sekaligus penjual obat-obatan terlarang dextron dan trihex di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. DS dicokok di rumah kontrakan di kawasan Kelurahan Cijoho, Kecamatan Kuningan, atas laporan masyarakat.

"Berawal dari laporan masyarakat itu, tim kami langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan DS beserta barang bukti di rumah kontrakannya di Kawasan Cijoho," kata Kasatnarkoba Polres Kuningan AKP Otong Jubaedi saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (27/4).

Dari tangan DS polisi mengamankan 25.310 butir berbagai obat-obatan terlarang. Terdiri dari 11.890 tramadol, 8.320 Dextromethorphan, dan 5.100 jenis Trihexyphenidyl. "Dari tersangka juga diamankan uang tunai hasil penjualan obat sebesar Rp 110 ribu," ujarnya.

DS mengaku obatan-obatan Golongan G tersebut ia beli dari pengedar T, warga Jakarta Selatan, yang masih pengejaran polisi. DS sudah 8 bulan jadi pengedar, konsumennya adalah kalangan remaja dan pelajar di Kuningan.

Polisi menjeratnya dengan Pasal 197 jo Pasal 196 UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan. Ancaman pidananya maksimal 15 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 1,5 miliar. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top