Pelajar dan Sipir Terlibat Jaringan Ganja Lapas Bukittinggi

publicanews - berita politik & hukumEmpat pelaku dalam jaringan ganja Lapas Bukittinggi. (Foto: tribratanews)
PUBLICANEWS, Bukittinggi - Polisi membongkar sindikat narkoba yang melibatkan pelajar, sipir, dan napi Lapas Bukittinggi atau Lapas Biaro, Sumatera Barat. Dari empat pelaku, dua di antaranya berstatus narapidana.

"Ada empat orang yang kita amankan, Jumat kemarin, terkait kasus narkoba di Lapas Biaro," kata Kasat Resnarkoba Polres Bukittinggi AKP Aleyxi Aubedillah dalam gelar kasus di kantornya, Sabtu (17/4).

Dua napi yakni AP (25) dan RS (37). Kemudian sipir Lapas Biaro HS dan pelajar TR (17). Terbongkarnya jaringan lapas ini diawali penangkapan TR di rumahnya beserta 5 kg ganja.

"Saat dilakukan penangkapan, ternyata TR akan memasok ganja ke HS yang merupakan sipir di Lapas Biaro," ujar Aleyxi.

Selama ini TR selalu berkomunikasi lewat pesan singkat dengan HS untuk pengiriman ganja ke dalam lapas. "(Saat penangkapan) ponsel TR terus berbunyi karena ditelepon oleh HS," ia menjelaskan.

Anggota Satresnarkoba Polres Bukittinggi membekuk sipir HS di daerah Pinang Balirik, Bukittinggi, saat menunggu TR yang akan mengantar barang haram itu. HS pun tertangkap beserta 5 kg ganja.

"Dari pengakuan HS, dia bekerja sama dengan dua napi AP (25) dan RS (37)," Aleyxi mengungkapkan.

Polres Bukittinggi kemudian berkoordinasi dengan Kalapas Biaro menangkap napi A dan RS. Peran keduanya adalah pengedar sekaligus pengendali ganja di dalam lapas.


"Dari hasil pemeriksaan terhadap AP dan RS diketahui bahwa ganja seberat 5 kg itu akan diedarkan di dalam lapas dan 5 kg sisanya akan diedarkan oleh TR di kawasan Kota Bukittinggi,," Aleyxi menambahkan.

Empat pelaku masih menjalani pemeriksaan. Total barang bukti yang disita 10 kg ganja, 5 ponsel, dan 1 unit Honda Brio BA 1020 YM. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top