Kriminalitas Jatim

Polda Jatim Musnahkan Narkoba, Ada yang dari Pesantren

publicanews - berita politik & hukumKapolda Jatim Irjen Nico Afinta memusnahkan narkoba dari tangkapan di lingkungan pondok pesantren, Senin (12/4). (Foto: kabarjawatimur.com)
PUBLICANEWS, Surabaya - Polda Jatim memusnahkan 17,5 kg berbagai jenis narkoba dan miras selama pengungkapan kasus Januari hingga Maret 2021. Salah satunya berasal dari penangkapan di lingkungan pondok pesantren di Jawa Timur.

"Selama 3 bulan, ada 1.800 kasus dengan 2.205 tersangka yang diamankan. Termasuk 15 kasus di pesantren, memang kurang dari 1 persen," kata Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta usai pemusmahan narkoba di kantornya, Senin (12/4).

Dengan ditemukannya peredaran narkoba di lingkungan ponpes, Kapolda akan meminta anggota mengawasi jaringan narkoba yang menyasar ke sarana pendidikan. "Harapan kami benar-benar nol, tidak ada," ujarnya.

Polda Jatim mendapat informasi adanya peredaran narkoba di ponpes dari pimpinan ponpes tersebut. Pihak ponpes meminta polisi menindak secara tegas pelaku yang memasukkan narkoba.

"Kami juga melibatkan tokoh agama dan juga pondok pesantren dalam memerangi miras. Mari perkuat iman kita dan perangi narkoba," Nico menambahkan.

Adapun barang bukti yang didapat di lingkungan ponpes berupa 9,42 gram tembakau gorila, 117,8 gram sabu, 90 butir pil berlogo DMP warna kuning, 10 ribu butir Pil Logo Y warna putih dan 2.110 butir obat trex.

Sementara total barang bukti yang dimusnahkan yakni 17,5 kg sabu, obat keras daftar G 86.407 butir, miras 13.704 botol. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top