Kompolnas Minta Gelar Perkara Khusus Kasus Narkoba Kapolsek Yuni

publicanews - berita politik & hukumKompol Yuni Purwanti saat masih bertugas (Foto: Ayobandung.com)
PUBLICANEWS, Jakarta - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) terus memantau penanganan kasus Kapolsek Astanaanyar Kompol Yuni Purwanti yang menggelar pesta sabu bersama 11 anggotanya.

Ketua Harian Kompolnas Benny Mamoto meminta perkembangan gelar kasus penyalahgunaan narkoba itu menjadi atensi publik.

"Lalu juga akan dianalisis dan dievaluasi untuk tidak akan terulang. Kami sudah minta waktu nanti akan gelar perkara khusus," kata Benny kepada wartawan, Selasa (23/3).

Menurut Benny, ia tahu kriteria orang pemakai narkoba dari gestur Kompol Yuni. Ia menduga Kompol Yuni adalah pengguna narkotika sejak lama.

"Saya kebetulan dulu background di BNN, saya tahu persis bagaimana mengidentifikasi orang 'pakai'. Baru ketemu sebentar saya lihat gini-gini, saya sudah langsung paham jangan-jangan ini pakai. Dari video yang beredar di Instagram sebenarnya saya sudah curiga kayaknya ini 'pakai'," ia menjelaskan.

Ia meminta ada peningkatan pengawasan yang tidak hanya oleh internal Polri tapi juga harus didukung oleh berbagai pihak.

"Oleh sebab itu perlu pengawasan ekstra ketat karena maraknya peredaran narkoba, dan termasuk yang menyasar aparat tidak hanya kepolisian. Saya sendiri sudah pengalaman nangkap mulai hakim, dokter dan penyidik juga," Benny menjelaskan.

Kompol Yuni Purwanti tertangkap jajaran Polrestabes Bandung tengah menggelar pesta sabu bersama 11 anggotanya pada 16 Februari 2021. Saat ini mereka sedang menjalani pemeriksaan di Mapolda Jabar. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top