Kriminalitas Jakarta

Polisi Bongkar Dua Pabrik Rumahan Tembakau Gorila

publicanews - berita politik & hukumPolda Metro Jaya gelar kasus penangkapannya pelaku pabrik rumahan tembakau gorila (Foto: FWP)
PUBLICANEWS, Jakarta - Polisi membongkar pabrik rumahan tembakau sintetis di sebuah kamar Apartemen Sunter Park View Tower C, Jakarta Utara. Tembakau produksinya diperdagangkan antarprovinsi.

Ada tujuh orang diringkus, yakni HA, EM, M, RZ, NPS, RSW, dan EA.

"Ini pengungkapan jaringan tembakau sintetis atau gorila. Salah satu tersangkanya adalah inisial V yang aktif memasarkan di media sosial, " kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam gelar kasus di kantornya, Senin (22/3).

Petugas Ditresnarkoba Polda Metro Jaya pertama menangkap HA di kawasan Margahayu Jaya, Bekasi Timur. HA telah mengirim 2,5 tembakau sintetis namun berhasil digagalkan polisi dari kantor jasa pengiriman barang, sebelum dikirim ke Ambon.

HA mengambil barang dari tersangka EA di daerah Sunter, Jakut, untuk diedarkan atas perintah V. Dari pabrik rumahan di Sunter itu, polisi membengkuk EM, lalu di pabrik serupa di Kramatjati, Jakarta Timur, menangkap tersangka M dan RZ. Keduanya mengaku mendapat barang haram itu dari akun medsos Fortune Jack.

"Tim kemudian bergerak menangkap pemilik akun media sosial Fortune Jack berinisial NPS di Baleendah, Bandung. Kemudian dua tersangka lainnya inisial RSW dan EA di Daeyeuhkolot, Bandung," Yusri menjelaskan.

Polisi juga mengamankan tiga bungkus plastik tembakau sintetis seberat 1.027 gram di pos satpam Perumahan Panorama Residence, Cipayung, Jakarta Timur. Tembakau itu dibeli hasil patungan M dsn RZ dari akun Fortune Jack seharga Rp 41 juta.

"Saat ini petugas masih mengejar tersangka V sebagai pengendalinya," ujar Yusri. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top