Empat Napi Penyelundup Sabu Diisolasi di Rutan Bandung

publicanews - berita politik & hukumPetugas Rutan Klas I Bandung Kebonwaru memantau CCTV. (Foto: ayobandung.com)
PUBLICANEWS, Bandung - Penyelundup sabu dengan menggunakan bungkus rokok ke Rutan Kebonwaru, Bandung, diduga lima orang. Kelimanya adalah Yusuf Kurnia, Aditya, Juanidi, Ai Sulaeman, dan Wahyu Idris.

"Ada empat orang dari dalam dan satu orang dari luar," kata Kasie Pelayanan Tahanan Rutan Bandung Irfan Rizky Prasetyawan kepada wartawan di kantornya, Selasa (16/3).

Napi Aditya yang mengendalikan kurir Yusuf Kurnia dari dalam tahanan. Ia juga yang menyimpan sabu dan meletakkan di gerbang rutan.

Adapun Junaidi merupakan petugas kebersihan yang mendapat arahan napi Aditya untuk mengambil narkoba yang sudah diantar ke gerbang.

"Tapi tidak diambil karena ketakutan. Lalu atas nama Ai Sulaeman yang punya modal. Kemudian Wahyu Idris yang punya link di luar," Irfan menjelaskan.

Empat napi yang terlibat penyelundupan telah dipisahkan ke sel isolasi dalam golongan F. Golongan F merupakan napi yang tidak mendapat hak asimilasi selama setahun.

Sementara satu orang sudah diserahkan ke BNN Jabar, kemudian dititipkan di Rutan Bandung. "Untuk langkah selanjutnya satu orang sudah ditindak oleh BNN, akan dinaikan kasusnya," ujar Irfan.

Penyelundupan sabu ke dalam Rutan Pondokwaru ini terjadi pada Kamis (11/3) lalu. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top