Yogyakarta

Terpidana Mati Mary Jane Pindah ke Lapas Perempuan

publicanews - berita politik & hukumTerpidana mati Mary Jane pindah ke Lapas Perempuan Yogyakarta di Wonosari, Gunungkidul, Rabu (10/3). (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Yogyakarta - Terpidana mati kasus kepemilikan heroin Mary Jane Fiesta dipindah penahanannya ke Lapas Wonosari, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, hari ini. Perempuan asal Filipina itu menghuni gedung lapas wanita yang baru.

"Ada 88 warga binaan yang salah satunya adalah terpidana mati Mary Jane," kata Kadivpas Kanwil Kemenkumham DIY Gusti Ayu kepada wartawan di Lapas Perempuan Wonosari, Rabu (10/3).

Tidak perlakuan khusus terhadap Mary Jane. Dari 88 warga binaan, terdapat 6 warga negara asing. Mereka telah berbaur dengan napi lainnya sehingga sudah fasih berbahasa Indonesia.

"Dia mudah bergaul dengan rekan-rekannya sesama penghuni Lapas. Sikapnya pun juga sudah berubah," ujarnya. Saat dipindah, pemilik 2,6 kg heroin itu dalam keadaan sehat.

Pengadilan Filipina akan Ambil Kesaksian Mary Jane di Indonesia

Terpisah, Kalapas Perempuan Yogyakarta Ade Agustina menambahkan lapas baru itu memiliki CCTV dan 71 sipir. Semua fasilitas pengamanan sudah sesuai standar dari Kemenkumham.

"Nanti kalau misalnya butuh penambahan maka akan kami ajukan permohonan," ujarAde.

Diketahui, Mary Jane tertangkap karena menyelundup 2,6 heroin di Bandara Adisucipto Yogyakarta pada April 2010. Ia divonis mati. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top