Kriminalitas Mataram

Bawa 1,5 kg Ganja, Residivis Tertangkap Lagi

publicanews - berita politik & hukumPolisi membengkuk RA (47), residivis kasus narkoba, yang kedapatan membawa paket 1,5 kg ganja kering, Sabtu (23/1) malam. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Mataram - Polisi membengkuk RA (47), residivis kasus narkoba, yang kedapatan membawa paket 1,5 kg ganja kering, Sabtu (23/1) malam. Ia tertangkap ketika hendak transaksi.

"Awalnya kita akan tangkap ketika dia menunggu pembeli di sekitar Jalan Seruling, Lingkungan Karang Bedil, tapi dia kabur," ujar Direktur Ditresnarkoba Polda NTB Kombes Helmi Rauf, Senin (25/1).

RA sempat mengetahui petugas tengah mengintainya. Tanpa berpikir panjang, pelaku langsung memacu laju motornya ke arah barat Kota Mataram.

Polisi kemudian mengejar RA dan berhasil menangkap pelaku ketika melintas di jalur umum kota di Jalan Majapahit, Kota Mataram. Residivis itu tak bisa kabur lagi karena terpojok petugas.

Polisi menggeledah pelaku dan menemukan barang bukti plastik bening berisi ganja kering di kantong celana kanan. "Dari saku celananya ditemukan sejumlah paketan ganja siap edar dengan berat bruto 200 gram," Helmi menuturkan.

RA sempat mengelak bahwa barang haram dalam jumlah besar itu adalah miliknya. Petugas kemudian memeriksa sepeda motor pelaku dan mendapat satu paket besar 1 kg sabu berlakban coklat serta satu kantong plastik hitam berisi 30 gram ganja kering dalam 10 paket siap edar.

"Setelah ditemukan barang bukti yang jumlahnya cukup besar di dalam bagasi jok kendaraannya, total barang bukti yang diamankan dari RA ini mencapai 1,5 kilogram," ia menjelaskan.

Polisi masih mendalami kasus tersebut. RA yang baru setahun menghirup udara bebas itu harus masuk bui lagi dengan sangkaan Pasal 111 Ayat 2 dan Pasal 114 Ayat 2 UU No 35/2009 tentang Narkotika. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top