Polisi Bekuk Satu Jaringan Narkoba di Surabaya

publicanews - berita politik & hukumPara tersangka dihadirkan dalam gelar kasus Polrestabes Surabaya, Minggu (25/10). (Foto: faktualnews.co)
PUBLICANEWS, Surabaya - Polisi membekuk jaringan pengedar narkoba beranggotakan 8 orang dari sejumlah lokasi di Surabaya sepanjang Agustus-Oktober. Mereka yakni Gendut (25), Yatiek (31), Pandu Ismoyo (25), Bahrudin (29), Zakaria (32), Tumbur Hot (52), Moch. Ismail (38), dan Suyatno (38).

Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian mengungkapkan penangkapan dilakukan sejak Agustus sampai Oktober.

"Kami menyita 8,8 kg sabu, 1,26 gram ganja, 440 butir pil ekstasi, 166,8 gram serbuk ekstasi, 17.758 butir pil happy five, dan 20.400 pil koplo jenis duoble l," kata Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian kepada wartawan di kantornya, Minggu (25/10).

Jajaran Polrestabes Surabaya semula menangkap Pandu, Gendut, dan Bahrudin ketika mengambil sabu dengan sistem ranjau. Dari sana tim lalu menggerebek rumah milik Yatiek di kawasan Manukan, Surabaya. Petugas menemukan 1,5 kg sabu kiriman Pandu Ismoyo di Jombang.

Dari Yatiek, penyelidikan polisi mengarah ke Zakaria yang merupakan anggota jaringan napi di Lampung

"Kami menangkap tersangka Z dan menyita 7 kg sabu. Z merupakan kurir dari salah satu bandar," ujar Memo.

Terakhir polisi membekuk T dengan barang bukti 17 ribu pil happy five dan 4 ons sabu. Happy five itu berasal dari Jakarta dan Sumatera yang siap diedarkan ke Madura.

"Sistem pengiriman bermacam-macam. Baik melalui ekspedisi, gendong (dibawa sendiri) maupun ranjau," Memo menjelaskan.

Kini polisi masih mengejar bandar jaringan level 2 dan level 1. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top