Polisi Gagalkan Peredaran 66,8 Kg Sabu dan 7 Ribu Ekstasi

publicanews - berita politik & hukumPara tersangka kasus narkoba yang tertangkap selama masa pandemi. (Foto: FWP)
PUBLICANEWS, Jakarta - Dua bulan terakhir polisi meringkus 16 tersangka kasus penyelundupan 66,8 kg sabu dan 7.388 butir ekstasi. Penangkapan dilakukan selama masa pandemi.

"Barang bukti juga termasuk bubuk ekstasi 13,8 gram," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam gelar kasus di kantornya, Rabu (7/10).

Sindikat ini mengambil kesempatan di masa pandemi. Mereka mengira polisi fokus mengurusi Covid-19.

Kasus yang terbesar yakni penangkapan tiga pelaku di Deliserdang, Sumut, dengan bukti 42 kg.

"Kasus lainnya juga ditangani Direktorat Resnarkoba Polda Metro Jaya pada 12 dan 13 September 2020. Dua tersangka HP dan SI ditangkap," Yusri menambahkan.

Kemudian jajaran Polresta Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan penyelundupan 9,2 kg sabu dan menangkap 3 tersangka. Polres Tangsel melakukan penangkapan 8 tersangka dengan bukti 10,2 kg sabu dan 7.330 butir ekstasi.

Polres Metro Jakarta Pusat juga menggagalkan penyelundupan 53 butir ekstasi. "Jadi ini hampir modus semua berkamuflase dengan menggunakan bungkus teh China," kata Yusri.

Polisi menjerat 16 tersangka dengan Pasal 114 subsider Pasal 112 dan Pasal 137 UU 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman paling minim 5 tahun dan maksimal adalah hukuman mati. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top