Polri Bongkar Perusahaan Pengiriman Narkoba

publicanews - berita politik & hukumWakapolri Komjen Gatot Eddy menggelar kasus penangkapan narkoba di Pelabuhan Merak, Serang, Banten, Rabu (20/5). (Foto: FWP)
PUBLICANEWS, Serang - Polri membongkar penyelundupan 81 kg sabu dari Sumatera ke Jakarta melalui kapal pengiriman logistik ke Pelabuhan Merak, Banten, Jumat (8/5).

Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono menjelaskan, saat itu petugas menangkap pengedar yang mengangkut 66 kg sabu di dalam truk ekspedisi PT AMP.

"Sabu disembunyikan di dalam safe deposit box di TKP check point Pelabuhan Bakauheni, Lampung," kata Gatot dalam gelar rilis di Pelabuhan Merak, Serang, Rabu (20/5).

Petugas terus menyelidiki tangkapan tersebut dan kembali membongkar 10 kg sabu hendak diselundupkan ke Jakarta melalui PT Alidon Express Makmur di Taman Palem Lestari Ruko Fantasi, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (9/5).

Sehari kemudian, polisi kembali menangkap lagi truk ekspedisi PT Dakota yang membawa 5 kg sabu.

"Diperoleh petunjuk bahwa 5 kilogram sabu tersebut telah disisipkan dalam paket tepung, disamarkan dalam dus berisi tepung," ujarnya.

Polisi mengamankan dua tersangka, yakni pengendali jaringan sekaligus Dirut PT Alidon berinisial RR dan karyawannya berinisial EA.

"Motifnya mencuri-curi suasana dengan modus mengelabuhi petugas dan bagaimana caranya bisa memasukkan barang ke Jakarta," Gatot menjelaskan.

Selain RR, petinggi PT Alidon lainnya ikut terlibat yakni BP selaku Komisaris. Namun BP masih dalam pengejaran polisi.

PT Alidon merupakan perusahaan ekspedisi pengiriman barang sejak 4 bulan dan diduga sebagai jasa pengiriman narkoba dari Pekanbaru-Jambi-Lampung-Jakarta. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top