Kriminalitas Pematangsiantar

Anggota Polri Terlibat Jaringan Sabu dan Ekstasi

publicanews - berita politik & hukumBNNK Pematangsiantar menggelar kasus penangkapan oknum polisi dalam jaringan peredaran narkoba, Senin (18/5). (Foto: Humas BNNK Pematangsiantar)
PUBLICANEWS, Pematangsiantar - Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pematangsiantar meringkus oknum polisi Aipda IJS (41) yang diduga akan bertransaksi sabu.

Kepala BNNK Pematangsiantar AKBP Saudara Sinuhaji mengatakan, oknum anggota Polres Simalungun itu ditangkap di depan SPBU di Jalan Medan, Kelurahan Sumber Jaya, Kota Pematangsiantar, Sumut, Senin (18/5).

"Kami menangkap IJS dan Alvin yang pada saat itu berada di mobil Xenia BK 1979 SG yang sedang parkir," kata Saudara dalam gelar kasus di kantornya, Selasa (19/5).

Petugas mengeledah isi mobil dan menemukan 3 paket sabu di dekat pintu mobil, 2 paket di kursi mobil, dan 10 butir pil ekstasi di bawah dasbor yang dibungkus tisu.

"Kami temukan juga 1 kotak berisi paket sabu 4.07 gram di dekat rem tangan. Dari tersangka A terdapat 1 paket kecil sabu," ujarnya.

Dari pengembangan JIS dan A, petugas menangkap Dicky Atmaja (30) dan Halomoan Sitomorang (41) di kawasan Simpang Rami, Kelurahan Sumber Jaya.

Para tersangka adalah pengedar. Petugas masih mendalami pengendali sekaligus pemilik barang haram tersebut.

Selain narkoba, petugas menyita satu unit mobil Daihatsu Xenia warna putih, sepeda motor Yamaha Vixion, Honda Vario, dua alat timbang digital, serta uang Rp 6 juta lebih.

Petugas masih mengejar satu tersangka berinisial B. Ia melarikan diri. Adapun tersangka Halomoan sudah enam bulan menjadi incaran BNN.

"HS mempunyai koneksi dengan Aipda IJS," ia menambahkan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top