Kriminalitas Jakarta

Polisi Bekuk Empat Jaringan Pengedar Sabu dan Ekstasi

publicanews - berita politik & hukumBarang bukti dari empat jaringan narkotika yang diamankan Polda Metro Jaya di bulan April 2020. (Foto: Humas PMJ)
PUBLICANEWS, Jakarta - Empat jaringan pengedar narkoba dengan sembilan tersangka dicokok polisi karena hendak mengedarkan 46 kg sabu dan 65 butir ekstasi di Jakarta. Polisi menyelidiki jaringan ini selama empat hari sejqk 18 April 2020. panjang April.

"Mulai tanggal 18, 21 dan 24 April di empat lokasi," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dalam video conference di kantornya, Jumat (1/5).

Polisi menangkap kesembilan tersangka di sebuah rumah di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dengan barang bukti 15,8 kg sabu dan 35 ribu butir ekstasi.

Lokasi kedua di wilayah Meruya, Jakarta Barat, dengan barang bukti 19 kg sabu. Lalu sebuah apartemen di Jakarta Barat.

"Penangkapan terakhir ada di Jakarta Utara dengan barang bukti 11,2 kg dan 30 butir ekstasi," ujar Nana.

Satu dari sembilan tersangka ditembak kakinya karena mencoba melawan dan melarikan diri.

Kapolda menduga para pelaku masih terhubung karena modusnya sama, yakni membungkus narkoba dengan teh cina.

"Situasi mewabahnya virus corona ini dimanfaatkan para tersangka l. Mereka perkirakan saat ini polisi fokus mencegah corona," kata Nana.

Narkoba tersebut berasal dari Malaysia dan masuk melalui Aceh dan Riau. Polisi menjerat mereka dengan Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 junto Pasal 132 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top