Kriminalitas Asahan

BNN Kejar Pasutri Pengendali Sabu Selundupan

publicanews - berita politik & hukumBarang bukti sabu dari penangkapan para tersangka jaringan Malaysia di Aceh dan Sumatera Utara, Minggu (16/2). (Foto: BNN)
PUBLICANEWS, Jakarta - Jajaran BNN mengejar pasangan suami istri (pasutri) Aflah dan Yuniar yang kabur saat hendak ditangkap di rumahnya di Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumut, Sabtu (15/2).

Aflah mencoba menabrak petugas sehingga terjadi pengejaran.

"Kami terpaksa melepas tembakan. Mobil pelaku berhenti. Pelaku AF memar di kepala akibat benturan dan istrinya tertembak di punggung," kata Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari dalam keterangan pers, Minggu (16/2) malam.

Pasutri itu kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Sumut. Namun nyawa AF tidak tertolong dalam perjalanan akibat benturan keras. Sementara Yuniar masih dalam perawatan intensif.

Penangkapan pasutri tersebut merupakan tindak lanjut tertangkapnya 4 orang pada Jumat (14/2). Salah satu pelaku, yakni Aris, membawa 15 kg sabu yang dibungkus karung mengendarai motor ke Teluk Nibung, Tanjung Balai, Asahan.

"Tersangka A ini mengaku pengendalinya tersangka AF sehingga kita melakukan pengejaran," Arman menjelaskan.

Dalam operasi pertama, Kamis (16/2), BNN menangkap 5 penyelundup 18,9 kg sabu dari Malaysia di daerah Idi Rayeuk, Aceh Timur.

"Saat ini seluruh tersangka dan barang bukti diamankan di BNNP Sumut yang selanjutnya dibawa ke Jakarta," kata Arman. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top