Kriminalitas Jakarta

Pengedar Sabu Tewas Tertembak karena Lawan Petugas

publicanews - berita politik & hukumTersangka SPT tampak pasrah saat ditangkap polisi karena menjual sabu. (Foto: Publicanews/bimo)
PUBLICANEWS, Jakarta - Polisi meringkus pengedar sabu SPT dan SP. Petugas terpaksa menembak mati SP karena berusaha kabur.

"Salah satu tersangka tidak kooperatif mencoba melawan petugas," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam gelar kasus di kantornya, Senin (20/1).

Kedua tersangka ditangkap setelah melakukan transaksi narkoba di sekitar Apartemen Grand Bay Pluit, Jakarta Utara. Polisi menyelidiki ke lokasi pada Minggu (12/1).

"Petugas menangkap SP dan SPT di lobi Tower B Apartemen Grand Bay, Pluit," ujar Yusri.

Dari tangam mereka, ia menambahkan, petugas mendapatkan satu kardus berisi 4 plastik berisi 2 kg lebih sabu. Barang haram itu milik seseorang yang biasa dipanggil si Bos. Saat ini polisi masih memburu Si Bos.

Esok harinya, SP sepakat akan bertemu si Bos di kawasan Cawang, Jakarta Timur. Namun setelah diintai seharian, si Bos tidak kunjung muncul.

"Kemudian SP janjian akan bertemu (Si Bos) keesokan harinya. SP meminta petugas melepaskan borgolnya agar tidak dicurigai," ia menambahkan.

Saat tangan terlepas borgol itulah SP turun dari mobil dan tiba-tiba melawan petugas. Terpaksa polisi melepas tembakan.

"Demi menjaga keselamatan, petugas melakukan tindakan tegas dan terukur. Saat di perjalanan ke RS Polri Kramat Jati SP tewas," ujar Yusri. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top