Kriminalitas Jakarta

Polda Metro Jaya Tembak Mati Kurir Sabu Jaringan Palembang

publicanews - berita politik & hukumPolda Metro Jaya menggelar kasus pennangkapan kurir sabu jaringan Palembang di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (4/12). (Foto: FWP)
PUBLICANEWS, Jakarta - Polisi menembak mati kurir narkoba M alias A karena melawan saat diminta menunjukkan pelaku lain, Minggu (1/12). M terlibat sindikat narkoba jaringan Palembang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, M ditangkap di depan Gedung Balai Sudirman, Jalan Dr Saharjo, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, sedang membawa 990 gram sabu.

"Tersangka M diperintah pelaku berinisial A mengantarkan barang pesanan dengan cara ditempel di TKP pertama (kawasan Tebet)," kata Yusri dalam gelar kasus di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (4/12).

Petugas menduga montir bengkel itu masih menyimpan barang haram di rumahnya, sehingga Tim Ditresnarkoba Polda Metro Jaya mengajaknya ke rumah kontrakan di Jalan Kebon Nanas, Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur.

Polisi menemukan 2.247 gram sabu. "Tersangka akan diupah Rp 20 juta setiap mengirim 1000 gram sabu dengan cara ditempel dan mendapat biaya sewa rumah Rp 10 juta," ujar Yusri.

Setelah penggeledahan itu, tim meminta M mengantar ke lokasi persembunyian tersangka A. Dari sini, M mulai memberi keterangan berbelit-belit dan menyerang petugas.

Polisi, kata Yusri, terpaksa melepas dua tembakan peringatan namun tak diindahkan M sehingga petugas menembak tepat di tubuh tersangka. Petugas lalu mengevakuasi M ke RS Polri Kramat Jati.

"Dalam perjalanan tersangka M meninggal dunia. Sementara tersangka A masih DPO (daftar pencarian orang)," ia menambahkan.

Total barang bukti yang disita polisi ada 3 kg sabu yang dibungkus dengan kemasan daun teh. Polda Metro masih melakukan pengejaran terhadap tersangka A. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top