BNN Mau Dibubarkan DPR, Arman Depari: Bakar Aja Sekalian

publicanews - berita politik & hukumDeputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Pol Arman Depari dalam penggerebekan pabrik PCC di Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (27/11). (Foto: BNN)
PUBLICANEWS, Jakarta - Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Pol Arman Depari merespon rencana DPR membubarkan lembaga pemberantasan narkotika itu.

Menurutnya, apabila DPR menilai BNN tidak memiliki progres menghilangkan kejahatan narkoba di Indonesia, Arman menjawab menohok.

"Kalau perlu bukan hanya dibubarkan, dibakar sekalian, dimasukin, dikremasi sama orang-orangnya," kata Arman saat gelar kasus penangkapan di Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (27/11).

Eks Kapolda Riau itu menegaskan, BNN dibentuk berdasarkan undang-undang dan menjadi milik masyarakat bukan milik perorangan maupun partai tertentu. Oleh karena itu, ia meminta Komisi III DPR mengkaji lagi wacana pembubaran BNN.

BNN, kata Arman, bekerja untuk menyelamatkan generasi muda Indonesia dari penyalahgunaan narkoba. Ia mengingatkan, kegiatan pemberantasan selama dilakukan bertujuan membersihkan Indonesia dari jaringan kartel narkoba.

"Kami beroperasi untuk rakyat, bukan untuk kepentingan golongan atau keinginan selera seseorang," Arman menandaskan.

Wacana pembubaran BNN ini datang dari anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP Masinton Pasaribu. Ia menilai kerja BNN tak menunjukkan hasil.

"Saya minta BNN dievaluasi, bubarkan. Kami akan melakukan revisi terhadap Undang-undang Narkotika. Dilebur saja (dengan Polri), enggak perlu lagi, enggak ada progres," kata Masinton. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top