Kriminalitas Makassar

Pasutri Jual Sabu Libatkan Anak-anak Jadi Kurir

publicanews - berita politik & hukumIlustrasi
PUBLICANEWS, Makassar - Pasangan suami istri (pasutri) Akbar (24) dan Nur Susil Susanti (25) nekat menjual sabu di wilayah Bontoduri, Kecamatan Tamalate, Makassar.

Parahnya lagi, keduanya melibatkan anak-anak mereka sebagai pengirim barang haram tersebut. Direktur Resnarkoba Polda Sulsel Kombes Hermawan mengatakan, satu keluarga tersebut berbisnis narkoba beberapa bulan terakhir.

"Akbar telah mengedarkan narkotika jenis sabu selama kurang lebih 3 bulan. Dia menggunakan anak-anak sebagai kurir dengan memperoleh bayaran Rp 200 ribu per gram," kata Hermawan dalam gelar kasus di kantornya, Senin (11/11).

Hermawan menjelaskan Akbar dan istri ditangkap di rumah kos di Kecamatan Tamalate, Makassar, Sabtu (9/11) lalu. Dari tempat itu petugas juga menemukan 25 gram sabu dan alat isap alias bong.

Polisi menemukan nama IN dalam ponsel Akbar, yang diduga pemberi perintah Akbar.

"Akbar dan IN ini menjanjikan tempat pengambilan paket (sabu) di depan Salah satu motor di Jalan Sungai Saddang Makassar. Akbar sudah lima kali melakukan," ujarnya.

Saat proses pengembangan itu, AKbar berusaha kabur dengan memukul dan mendorong salah satu petugas. "Terpaksa kita lepaskan tembakan ke kakinya," Hermawan menjelaskan.

Atas perbuatannya, Akbar dan Susil dijebloskan ke ruang tahanan Polrestabes Makassar. Sementara anak-anak mereka diserahkan ke orang tua pelaku. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top