Polisi Tangkap Sutradara dan Kamerawan Film Atas Kepemilikan Sabu

publicanews - berita politik & hukumPolda Metro Jaya menggelar kasus penangkapan sutradara film dan kameramen atas kepemilikan sabu, Kamis (17/10). (Foto: FWP)
PUBLICANEWS, Jakarta - Polisi menangkap sutradara film Amir Mirza Gumay (53) bersama kamerawan Budi Kurniawan alias Wawan (43) dan Trisna alias Ntis (34) atas kepemilikan sabu dan ganja. Penangkapan dilakukan di daerah Pasar Rebo dan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, Budi dan Amir ditangkap saat transaksi narkotika di rumah kontrakan di Kalisari, Pasar Rebo, Senin (14/10).

"Di TKP sering terjadi penyalahgunaan dan transaksi narkoba. Penyidik menindaklanjuti," ujar Argo dalam gelar kasus di kantornya, Kamis (17/10).

Dari penangkapan kedua tersangka, petugas memperoleh barang bukti 2 klip plastik berisi 0,52 kristal sabu. Petugas mengembangkan kasus ini dan menangkap tersangka lain yang mengarah kepada si penjual.

Sebelum Budi dan Amir bertransaksi, sutradara film Anak Negeri Megalith itu membeli barang sabu dari Trisna, Senin (7/10), sebanyak 0,5 gram dengan harga Rp 700 ribu.

"BK dan AMG sudah 5 kali secara patungan membeli dan mengkonsumsi sabu, sejak akhir Agustus 2019," Argo menjelaskan.

Penyidik mendapatkan alamat Trisna di sebuah kontrakan di Duren Sawit dan menemukan 0,38 gram dan satu linting ganja 0,69 gram.

Polisi menjerat para tersangka dengan pasal 112 ayat (1) juncto pasal 132 ayat (1) subsider pasal 127 ayat (1) huruf a, UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top