Kriminalitas Kaltim

PNS Lulusan IPDN Terlibat Jaringan Sabu Internasional

publicanews - berita politik & hukumBarang bukti yang disita dari sindikat sabu internasional di Kalimantan Timur. (Foto: BNN)
PUBLICANEWS, Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) membongkar sindikat sabu internasional di empat lokasi di Kalimantan. Petugas mengamankan 5 orang, yakni Daeng Ari (pembeli), Rudi (kurir), Agus dan Firman (pengirim), serta Tanco (pengendali).

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari mengatakan, sindikat memanfaatkan jalur laut, diawali dari Tawau, Malaysia,

"Lalu ke Tarakan dan dilanjutkan ke wilayah Samarinda melalui melalui jalur darat oleh pembeli Asri," ujar Arman dalam keterangan pers, Senin (7/10).

Petugas BNN kemudian menangkap Firman dan Agus di dalam mobil dengan nopol KT 8464 BO yang diparkir di RM Pinrang 88, Jalan Ahmad Yani, Kalimantan Timur. Tim menggeledah bagian bak belakang mobil.

Dari pemeriksaan, kata Arman, BNN menemukan kotak kayu besar hitam dan 2 karung hijau dan putih berisi 38 kg sabu. Dari pemeriksaan Firman dan Agus petugas memperoleh nama Tanco.

"Kita bergerak ke Bandara Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur, menangkap Tanco saat turun dari pesawat," Arman menjelaskan.

Tim melakukan pengembangan dan bergerak ke SPBU Pelita 2 di Jalan Sultan Sulaiman. Tersangka Rudi diamankan. Lalu tim menangkap Daeng Ari di Cafe Excelso Big Mall Kota Samarinda. Total barang bukti dari penangkapan sindikat tersebut ada 38 bungkus sabu.

Dari informasi yang dihimpun, tersangka Firman merupakan lulusan IPDN, ia kini menjabat Kasi Pencegahan Damkar, Tarakan, Kalimantan Timur. BNN masih melakukan pencarian terhadap tersangka ASri.

"Jam 17.00 akan dberikan penjelasan mengenai penangkapan tersangka dan barang bukti di kantor BNNK Balikpapan," Arman menambahkan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top