Polisi Buru Penyuplai Ganja Rifat Umar

publicanews - berita politik & hukumPolisi melakukan gelar kasus penangkapan Rifat Umar dan Rizki Ramadhan atas penyalahgunaan narkotika ganja. (Foto: Publicanews/bimo)
PUBLICANEWS, Jakarta - Polisi memburu penyuplai ganja artis Rifat Umar di tempat kos Rumah Kayu Manis, Jalan Melati, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (2/10) dini hari.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, Rifat membelinya dari Rizki Ramadan yang kerap bertransaksi di area parkir rumah kosnya.

"Lokasi sering dijadikan transaksi narkotika. RR memperoleh barang dari DPO yang kita sudah tahu infonya," ujar Argo dalam gelar kasus di kantornya, Jumat (4/10).

Setelah diperiksa, Rifat hanya sebagai pengguna. Ia membantah terlibat dengan bisnis Rizki yang sudah setahun mengedarkan ganja maupun sabu kepada teman-temannya. Argo menjelaskan tak semua pembeli dari kalangan artis, melainkan hanya lngkup pertemanan.

"RU sudah setahun konsumsi ganja, dapat barang dari RR seharga Rp 950 ribu," kata Argo.

Kasus tersebut terungkap ketika penyidik Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya mendapat informasi adanya transaksi ganja di kawasan Pesanggrahan. Sesampainya di lokasi, penyidik melihat Rizki tampak mencurigakan menunggu calon pembeli.

Polisi kemudian mengamankannya. Beberapa saat kemudian Rifat keluar menemui Rizki di mobil. Saat itulah, Rifat dibekuk. Petugas melakukan penggeledahan dan ditemukan kaleng berisi 83,7 gram ganja.

"Setelah itu tim menggeledah kamar RU dan ada perempuan TN (Tessa Nur Aliyah). Petugas mendapati ganja dibungkus kertas sekitar 6 gram," Argo menjelaskan.

Total barang bukti 89 gram ganja. Kedua tersangka berlaku koperatif menunjukkan semua barang bukti. Hasil tes urin terhadap Rifat dan Rizki positif. "Mereka menggunakan ganja, namun dalam pemakaian sudah lama," kata Argo.

Rifat mengaku tak lagi di dunia hiburan. Ia menyesal terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika. Tujuannya memakai demi mendapat inspirasi dalam berkarya di tempatnya bekerja.

"Saya berterima kasih kepada polisi yang menyadarkan saya. Jujur saya tidak terlibat perdagangan ganja ini," ujar Rifat. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top