BNN Sergap Mobil Pembawa Sabu di Serdang Bedagai

publicanews - berita politik & hukum10 kg sabu yang disita di Jalan Raya Paya Pasir, Serdang Bedagai, Sumatera Utara menggunakan mobil minibus hitam. (Foto: BNN)
PUBLICANEWS, Jakarta - BNN menggagalkan penyelundupan sabu asal Malaysia dengan tujuan Batubara, Sumatera Utara, melalui jalur laut. Penyelundupnya adalah Warda, Rivai, dan Juanda.

Mereka disergap petugas BNN saat melintas di Jalan Raya Paya Pasir, Serdang Bedagai, menggunakan mobil minibus hitam.

"Kita geledah mobilnya ditemukan barang bukti 10 bungkus sabu atau 10 kg tiap bungkus, yang dibungkus plastik dan lakban," kata Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari lewat keterangan pers yang diterima Publicanews, Selasa (1/10).

Mereka ditarik paksa petugas keluar dari mobil. Proses penangkapan menjadi pusat perhatian warga dan membuat lalu lintas macet.

Petugas mengembangkan kasus tersebut dan menangkap empat tersangka lainnya, yakni Didik, Imam, Aprianda, dan Aya beserta 6 bungkus atau 6 kg sabu yang dikemas dalam plastik warna kuning.

Dari keterangan para tersangka, kata Arman, sabu tersebut rencananya diedarkan di wilayah Medan, Pekanbaru, dan Palembang, dan kota-kota lainnya.

"Total ada 7 orang kita tangkap dengan barang bukti 16 kg sabu dan alat-alat komunikasi, kartu identitas, mobil, dan sepeda motor," ia menjelaskan.

Arman menambahkan, penyelundupan tersebut dikendalikan seorang narapidana Lapas Tanjung Gusta, Medan, yakni Arya Radi yang dijemput petugas BNN dari sel huniannya.

"Para tersangka kami bawa ke BNN Pusat untuk pemeriksaan lanjut," katanya. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top