Kriminalitas Solo

Anang Diringkus Bawa 50 Kg Ganja Gunakan Bus

publicanews - berita politik & hukumBarang bukti 50 kg ganja yang disita BNN dari kurir Anang Arif di pemberhentian bus Rosalia Indah, Gilingan, Banjarsari, Solo, Kamis (12/9). (Foto: solopos.com)
PUBLICANEWS, Solo - Jajaran Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Solo menggagalkan peredaran narkoba yang dilakukan Anang Arif alias Minarjo (45). Ia kedapatan membawa 50 kg ganja kering menggunakan bus antarkota Rosalia Indah dari Cilegon, Jawa Barat, hendak menuju Jawa Tengah.

Petugas menangkap Anang di pemberhentian bus di Jalan Ahmad Yani, Gilingan, Banjarsari, Solo, Kamis (12/9). Kepala BNN Kota Solo AKBP Ridho Wahyudi mengatakan, perjalanan Anang dimulai dari Kota Malang, ia lalu terbang ke Jakarta awal September.

Setibanya di Bandara Soekarno Hatta, tersangka melanjutkan perjalanan ke Cilegon, Banten."Tersangka akan mengambil ganja dari seseorang di Cilegon naik bus," ujar Ridho dalam gelar kasus di kantornya, Senin (16/9).

Setelah memperoleh barang haram tersebut, Anang melanjutkan perjalanan kembali ke Jawa Tengah melalui jalur darat. BNN Kota SOlo menerima informasi ihwal tersebut, lalu melakukan pemantauan terhadap penumpang bus antar kota.

"Kami mendapat ciri yang sama terhadap penumpang bus Rosalia Indah, kemudian berkoordinasi dengan perusahaan bus dan BNN Provinsi dan akhirnya berhasil menangkap tersangka," kata Ridho.

BNN masih melakukan pencarian terhadap alamat penerima ganja di Jawa Tengah.

Dari penangkapan tersebut, petugas menyita 50 paket ganja kering. Masing-masing paket mempunyai berat 1 kg. Selain ganja terdapat 1,6 gram sabu di saku celananya.

Anang merupakan residivis kasus serupa yang masih berstatus bebas bersyarat dengan hukuman empat tahun penjara di Kota Malang, Jawa Timur. Ia diduga bagian dari jaringan seseorang asal Pulau Sumatra. Anang mengenal rekannya itu saat menjalani masa hukuman di penjara.

Anang dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider 112 ayat (1) subsider Pasal 111 ayat (2) UU nomor 35 tahun 2009. Ancaman hukumannya minimal 5 tahun penjara atau maksimal seumur hidup. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top