Napi Narkoba M Adam Lolos Hukuman Mati, Bayar Pengacara Rp 3 M

publicanews - berita politik & hukumRumah dan kendaraan milik terpidana kasus narkoba M Adam. (Foto: Dok BNN)
PUBLICANEWS, Batam - Narapidana kasus narkoba Muhammad Adam berhasil lepas dari jerat hukuman mati. Vonis Mahkamah Agung mengubah hukuman menjadi pidana penjara 20 tahun.

Sebelumnya, ia divonis mati setelah menyelundupkan 54 kg sabu dan 40 ribu butir pil ekstasi dari Malaysia ke Jakarta pada 2016.

"Pertama kali yang 2016. Apes. Langsung ketangkap," kata M Adam dalam konferensi pers oleh BNN di Batam, Senin (2/9).

Hukuman mati diketok PN Sedang dan dikuatkan Pengadilan Tinggi Banten. Namun, hakim Mahkamah Agung bicara lain, hukuman gembong tajir itu dianulir menjadi 20 tahun penjara.

Adam mengklaim tidak mengeluarkan biaya. "Serius. Itu demi Tuhan," kata M Adam. Namun, BNN yang melacak jejak perbankan terpidana menemukan fakta ada pencarian uang Rp 3 miliar.

Menjawab fakta yang dibeberkan BNN, Adam berkelit uang tersebut untuk membayar pengacara.

Bebas dari jerat mati. Adam masuk ke LP Cilegon. Di sel barunya, ia berulah. Seperangkat handphone berhasil ia selundupkan ke dalam jeruji besi. Ia kembali mengatur peredaran narkoba jenis sabu dari Malaysia ke Indonesia.

BNN berhasil mengungkapkan penyeludupan yang diotaki Adam. BNN menyita 20 kg sabu dan 30 ribu pil ekstasi yang dikendalikan Adam dari dalam sel.

Kemudian, penelusuran BNN berhasil mengungkap aset Adam yang mencapai Rp 28 miliar. Berikut daftar kekayaan Adam, yang menunjukkan ia tajir melintir dari hasil bisnis barang haram itu.

1. Sebanyak 18 unit mobil seperti Range Rover, Alphard, dan Vellfire.
2. Delapan kapal penyeberangan antarpulau.
3. Dua unit rumah mewah.
4. Satu unit ruko.
5. Lahan kosong seluas 144 meter persegi.
6. Tiga batang emas seberat kurang-lebih 2,817 kg
7. Sejumlah perhiasan arloji mewah.
8. Uang dolar Singapura, Malaysia, serta uang rupiah dengan total uang tunai rupiah senilai Rp 945 juta. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top