Kriminalitas Aceh

Jaringan Ibrahim Pasok Sabu dari Thailand

publicanews - berita politik & hukumTersangka Ibrahim alias Apahim (47) bersama salah seorang rekannya yang tertangkap Polres Aceh Utara, Sabtu (17/8). (Foto: Polres Aceh Utara/dok)
PUBLICANEWS, Aceh Utara - Polisi masih mengejar pemasok 44,49 gram sabu jaringan Ibrahim alias Apahim (47) yang tertangkap pada Sabtu (17/8). Polisi menduga masih ada tersangka lain, setelah Ibrahim dan ketiga rekannya diamankan, yakni Jamaluddin (32), Mursalin (28) dan Zikri (30).

"Masih kita lakukan pengembangan. Kemungkinan ada tersangka lain, terutama pemasok utamanya," kata Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin kepada wartawan, Kamis (22/8).

Dari banyak kasus yang ditemukan, lebih banyak melibatkan jaringan Ibrahim. Disinyalir Ibrahim membawa masuk sabu dari Thailand.

"Jadi pada Juli 2019 dari sejumlah kasus (sabu), salah satunya dari Ibrahim," ujar Ian.

Ibrahim beserta ketiga pelaku lain mengandalkan pelabuhan-pelabuhan kecil sebagai pintu masuk barang haram tersebut.

Penangkapan Ibrahim dilakukan setelah tersangka menurunkan sabu. "Pelaku masuk dari pelabuhantradisoonal kemudian disebar. Itu modus mereka," Ian menjelaskan.

Menurutnya, banyak celah yang dimanfaatkan para pelaku di sepanjang garis pantai di Aceh Utara hingga perbatasan Banda Aceh.

Para pelaku, kata Ian, sudah pintar membaca pergerakan petugas yang melakukan pengintaian. Di saat petugas menerjunkan personil, mereka sudah bisa mencurigai.

"Kita pasang anggota, tapi jaringan mereka tiba-tiba bergeser. Mereka juga punya 'intel' makanya tahu keberadaan kita," Ian menambahkan.

Menurutnya, 80 persen napi lapas di Aceh Utara merupakan pelaku narkoba. "Kemungkinan masih satu jaringan (Ibrahim)," ujarnya.

Sebelumnya, polisi butuh waktu sebulan lebih menangkap Ibrahim alias Apahim (47). Ibrahim buron sejak 13 Juli 2019. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top