BNN Ringkus Jaringan Narkoba Terpidana Adam

publicanews - berita politik & hukumTersangka Akbar alias Embang yang ditangkap BNN di Jalan Walisongo, Kota Jambi dengan barang bukti 31 ribu butir pil ekstasi. (Foto: BNN)
PUBLICANEWS, Jakarta - BNN menjemput terpidana Adam dari Lapas Cilegon, Banten, Senin (20/8), karena diduga mengendalikan narkoba dari Malaysia masuk ke Indonesia. Jaringan Adam ini membawa masuk 54 kg sabu dan 41 ribu butir pil ekstasi melalui Jambi pada awal Mei 2019.

"Adam memasukan narkoba dibawa ke Jakarta melalui Kota Jambi lewat jalur darat," ujar Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari dalam siaran pers, Senin (20/8).

Dari penangkapan Adam ini, petugas BNN mengamankan empat anak buahnya, yakni dua kurir, seorang penjaga gudang, dan penerima di Jakarta. Pertama BNN menangkap kurir Darwis di Pelabuhan Merak, Banten, 8 Mei 2019.

Dari tangan Darwis diperoleh 20 bungkus atau 30 kg sabu yang disembunyikan di dalam ban serep mobil pikap bernopol B 9807 SBB. Kedua, petugas menangkap kurir Mirnawati alias Mimi di Jalan Tol Merak, Cilegon, Banten.

Selanjutnya, tim menangkap Akbar alias Embang di gudang Jalan Walisongo, Kota Jambi, dan menyita 31 ribu butir pil ekstasi.

"Kita juga mengamankan Chandra di halaman parkir Hotel Fiducia,Jatinegara, Jakarta Timur, sebagai penerima," ujar Arman.

Adam sempat divonis mati, namun hukumannya diringankan menjadi 20 tahun melalui kasasi di Mahkamah Agung (MA). "Ternyata dari dalam Lapas masih mampu mengendalikan jaringan di Lapas," Arman menambahkan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top