Kapolda Bakar Narkoba, Rio Reifan dan Umar Kei Hanya Menonton

publicanews - berita politik & hukumKapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono bersama jajaran memusnahkan barang bukti narkoba di Polda Metro Jaya, Senin (19/8). (Foto: FWP)
PUBLICANEWS, Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono memusnahkan 71,8 kg sabu dan 15.326 butir ekstasi dari tangkapan selama 2 bulan terakhir.

"Tidak semuanya kita musnahkan, karena ada beberapa barbuk ini yang belum mendapatkan (izin) dari pengadilan untuk dimusnahkan," kata Gatot Eddy Pramono kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Senin (19/8).

Pemusnahan disaksikan 154 tersangka yang diciduk polisi dalam operasi tersebut. Ada di antaranya tersangka Rio Raifan dan Umar Kei yang tertangkap baru-baru ini.

Dalam kondisi tangan terikat dengan para tersangka lainnya, Rio dan Umar hanya bisa menyaksikan narkoba yang mereka konsumsi dibakar di halaman Polda Metro Jaya.

"Kami beserta jajaran melakukan langkah-langkah penegakan hukum untuk menekan angka penyalahgunaan dan peredaran narkoba," ujar Gatot.

Barang bukti tersebut terkumpul dari hasil tangkapan jajaran Polsek, Polres, dan Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya selama penindakan pada Juni hingga Agustus 2019.

Gatot menegaskan, pemberantasan gencar dilakukan di wilayah Polda Metro Jaya. Ia mengimbau masyarakat bersinergi menekan angka peredaran narkoba.

"Kalau narkoba kita biarkan terus tentunya akan mengganggu. Kita harus memberantas bersama, tidak bisa sendiri-sendiri," ia menambahkan.

Seperti diketahui, Rio Reifan dan Umar Kei ditangkap polisi atas kasus narkoba. Umar ditangkap di hotel di Jakpus pada Senin (12/8) dengan barang bukti 2,9 gram sabu, sedangkan Rio ditangkap Selasa (13/8) dengan barang bukti 0,0129 gram sabu. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top