Total 10 Orang dan 450 Gram Sabu Diamankan dalam Kasus Nunung

publicanews - berita politik & hukumLima tersangka pemasok sabu Nunung dalam gelar kasus di Mapolda Metro Jaya, Rabu (7/8). (Foto: Publicanews/Bimo)
PUBLICANEWS, Jakarta - Total ada 10 orang ditangkap polisi atas keterlibatan mereka sebagai pemasok sabu komedian Nunung. Polisi mengamankan barang bukti 450 gram sabu.

Penyidikan polisi ini diawali dengan prnangkapan kelompok pertama, yakni Nunung, suaminya July Jan, dan penjual Hadi alias TB di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, pada 19 Juli lalu.

Selanjutnya polisi meringkus kelompok kedua, yakni E dan IP yang ternyata narapidana di Lapas Bogor, Jawa Barat. Mereka sebagai pengendali bisnis haram ini.

"Di kelompok ketiga ini kami menangkap K, Jar, Der, Gong, dan Nang di wilayah Trenggalek, Jawa Timur," kata Kasubsit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn dalam gelar kasus di kantornya, Rabu (7/8).

Tersangka K alias Kumis, Jar alias Fajar, dan Der alias Dera ditangkap di rumah kos milik tersangka Manik alias Nang di Jalan KH Agus Salim, Kelurahan Sumbergedong, Trenggalek, Sabtu (3/8) malam.

"K adalah pemasok sabu untuk tersangka Hadi yang membawa 2,86 gram sabu dalam bungkus rokok diletakkan di daerah Cibinong," ujar Calvijn.

Kumis sudah enam kali menerima 300-600 gram sabu sejak Maret sampai Juli. Ia kabur ke Trenggalek dijemput Dino alias Gong dan Manik. Kumis, Fajar, dan Deri sempat menggelar pesta sabu berhari-hari bersama Dino dan Manik sebelum akhirnya ditangkap. Berdasarkan tes urin, mereka positif mengonsumsi sabu dan ganja.

"Gong dan Nang ini ternyata juga diperintah ambil ganja kering dan sabu untuk keperluan event di Kediri," Calvijn menjelaskan.

Saat ini polisi masih memburu tersangka lain. Calvijn menduga jaringan ini masih berhubungan dengan jaringan lain. "Bandar-bandarnya belum kita tangkap. Mereka ini bukan hanya pengguna tapi pengedar sabu dan ganja," ia menambahkan.

Polisi telah melimpahkan berkas perkara tersangka Nunung, July Jan, Hadi, E, dan IP ke Kejaksaan Tinggi DKI, pada Kamis (1/8) pekan lalu. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top