Polisi Ringkus Lima Anggota Jaringan Pemasok Sabu Nunung

publicanews - berita politik & hukumKasubdit I Ditnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak dalam gelar kasus penangkapan sabu komedian Nunung. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Polisi meringkus lima anggota jaringan pemasok sabu komedian Nunung di Trenggalek, Jawa Timur, Sabtu dan Minggu kemarin. Mereka adalah Sandiansyah alias Kumis (36), Fajar Ali Paturohman (21), Dera Anggi Wigena (32), Dino Ananda Vironimo alias Bagong (19), dan Manik Lanang Palgunadi (19).

"K ini yang memasok sabu kepada tersangka Hadi Moheriyanto alias Tabu yang mengantar sabu ke rumah NN (Nunung)," kata Kasubdit I Ditnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak kepada wartawan, Selasa (6/8).

Calvin menjelaskan, Kumis kabur ke Semarang setelah meletakkan pesenan sabu Nunung di bawah flyoverdi Cibinong, Jawa Barat.

Empat tersangka lainnya ikut menyusul ke Semarang atas perintah Kumis. Setelah kelimanya bertemu di Semarang, mereka melanjutkan ke Trenggalek.

Tersangka Kumis, Fajar dan Dera ditangkap di rumah kos milik tersangka Manik di Jalan KH Agus Salik, Kelurahan Sumbergedong, Trenggalek, Jatim, pada Sabtu (3/8) malam.

Petugas menyita 2,86 gram sabu, sekotak rokok berisi 3 klip bekas sabu, 1 set bong, hingga korek.

"Kami kembangkan lagi dan menangkap tersangka Dino dan Manik di depan kamar tersangka Kumis di hari yang sama," ujarnya.

Dari tangan Dino dan Manik, petugas menyita kaleng rokok berisi 12 gram ganja kering berikut papur, 1 kantong hitam berisi 28 gram sabu, 1 sendok sabu, dan timbangan digital.

"Selanjutnya dikembangkan lagi ke rumah tersangka Manik di Desa Pule, Kecamatan Pule, Trenggalek, Minggu (4/8)," Calvin menambahkan.

Dari rumah Manik, petugas mendapatkan satu tas ransel berisi 390 gram sabu. Kelima tersangka masih diperiksa intensif soal peran masing-masing. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top