Tiga Oknum Polisi Terlibat Jaringan 50 Kg Sabu

publicanews - berita politik & hukumPengungkapan tiga anggota polisi dalam jaringan narkoba ke Sokobanah, Sampang, Madura. (Foto: tribratanewspoldajatim.com)
PUBLICANEWS, Surabaya - Polda Jatim membongkar keterlibatan tiga oknum polisi dalam kasus penyelundupan 50 kg sabu ke Sokobanah, Sampang, Madura beberapa waktu.

Pengungkapan tersebut hasil pengembangan pelaku lain dari jaringan internasional penyelundupan sabu asal Malaysia.

"Tiga anggota sudah kita tahan yakni Aipda S, Brigadir ES, dan Brigadir WA," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera dalam gelar kasus di kantornya, Senin (5/8).

Ketiga oknum tersebut juga terbukti mengkonsumsi narkoba setelah hasil tes urine positif. Menurut Barung, ketiganya mengenal sang bandar

Selain kenal, S, ES, dan WA menyimpan nomor telepon pelaku lainnya. Mereka kerap minta setoran kepada bandar setiap melakukan transaksi.

"Yang jelas sering minta jatah. Sekali datang ke rumahnya itu dapat Rp 200 sampai Rp 300 ribu," ujarnya.

Di rumah sang bandar itu, ketiga oknum ini ikut berpesta sabu. Barung menegaskan mereka akan dikenai sanksi tegas kode etik dan pidana.

"Ketiganya masih diperiksa di Propam Polda," Barung menuturkan.

Sebelumnya, Polda Jatim menggerebek gudang penyimpanan sabu di Desa Sokobanah, Kabupaten Sampang.

Sabu tersebut dikendalikan dari Malaysia kemudian diedarkan ke berbagai daerah kota di seluruh wilayah Indonesia.

Lima orang diringkus di sejumlah tempat berbeda sepanjang bulan Februari hingga akhir Juli. Masing-masing adalah SH di Jember, Jawa Timur, NAH di Pontianak, serta JH, S dan N di Kabupaten Sampang. (imo)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. shes one the @siswandi06 Agustus 2019 | 06:23:13

    Bukannya membrantas narkoba, malah terjerumus narkoba, layak di hukum dan di pecat dr aparat negara.

Back to Top