Polisi Ungkap Mata Rantai Pemasok Sabu Nunung

publicanews - berita politik & hukumDua tersangka jaringan sabu komedian Nunung dihadirkan dalam gelar kasus di Polda Metro Jaya, Kamis (25/7). (Foto: Publicanews/Nimo)
PUBLICANEWS, Jakarta - Polisi menangkap pengendali sabu komedian Nunung, yakni E dan IP. Keduanya ternyata narapidana Lapas Klas II Bogor, Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, napi E dimintai tolong oleh tersangka Hadi Moheriyanto untuk mencari sabu. Keduanya berkomunikasi melalui ponsel.

E pun menyanggupi dan berkoordinasi dengan rekan satu lapas, yakni IP, yang dikenal sebagai penyuplai sabu. Polisi menangkap E pada Minggu (21/7) dari selnya.

Setelah diinterogasi, E mengaku IP sebagai jembatan dengan pemilik sabu Zul yang masih dalam pengejaran. "IP kita tangkap kemarin, Rabu (24/7), di dalam selnya," ujar Argo dalam konferensi pers pengungkapan kasus di Mapolda Metro Jaya, Kamis (25/7).

Alurnya adalah, Nunung memesan sabu pada E, yang menginformasikan ia bisa mencarikannya. Selanjutnya E meminta kurir K, yang masih buron, untuk mengantarkan sabu pesanan Nunung ke daerah Cibonong, Jawa Barat.

"Persisnya di tiang listrik di bawah flyover Jalan Raya Cibinong. Barang pun diambil oleh Hadi, lalu diantar ke rumah NN (Nunung)," Argo menjelaskan.

Menurut Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvin, skema jaringan narkoba ini melalui lima tingkatan. Di mulai dari pemesan Nunung, kurir Hadi, pengendali E, penyuplai IP, serta pemilik Zul. Masih ada satu lagi, yakni buron AT yang diduga sebagai bendahara.

"Masih banyak DPO yang kita kejar. Mereka sudah melakukan pengiriman tiga kali bertahap dari Februari hingga Juli," Calvin menambahkan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top