Kriminalitas Semarang

Bus Pariwisata Disergap Karena Bawa 30 Paket Ganja

publicanews - berita politik & hukumKapolrestabes Semarang Kombes Abiyoso Seno Aji dalam gelar kasus di kantornya, Kamis (18/7). (Foto: surabaya.net)
PUBLICANEWS, Semarang - Polisi Semarang menyergap bus pariwisata Safari Dharma Raya di Tol Manyaran-Jatingaleh, Semarang, Jawa Tengah, karena membawa ganja. Kapolrestabes Semarang Kombes Ariyoso mengatakan, dalam penyergapan pada Jumat (12/7) dini hari itu polisi menemukan karung putih berisi 30 paket ganja.

Sopir Abdul Basir dan Kernet Endit Prasetyo turut diamankan. Mereka memasukkan ganja kering ke dalam bungkus rokok besar. Paket tersebut juga ditaburi kopi untuk mengelabui petugas.

"Setelah dibuka ternyata isinya ganja masing-masing 1 kg," ujar Kombes Ariyoso dalam gelar kasus di kantornya, Kamis (18/7).

Pelaku diduga sengaja menyewa bus pariwisata bernopol B 7722 IV itu untuk mengakut paket haram tersebut menuju Surabaya, Jawa Timur. Paket tertulis nama pengirim adalah Peni dari Jakarta dan penerimanya Naryo di Surabaya.

"Mengacu pada paket yang ditemukan, para pengirim dan penerima yang tertulis di paket semuanya fiktif," Abiyoso menjelaskan. Penerima berperan sebagai operator lapangan yang akan mengedarkan ganja di wilayah Jawa Timur, bahkan ke Indonesia Timur.

Abdul mengaku diupah Rp 12 juta setiap pengiriman. Ia hanya diperintah mengantar ke alamat tujuan. "Saya tidak tahu harga jualnya," kata Abdul yang dihadirkan dalam gelar kasus.

Pengiriman kedua kali itu sebenarnya sudah diintai sejak Desember 2018. Pada pengiriman pertama, pelaku berhasil membawa 50 kg ganja dari Jakarta ke Surabaya. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top