Belasan Anggota Sindikat Narkotika Tertangkap di Sumut

publicanews - berita politik & hukumSabu dan ekstasi yang diamankan Tim BNN di Sumatera Utara. (Foto: BNN)
PUBLICANEWS, Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap belasan anggota sindikat narkotika internasional penyelundup 82 kg sabu dan 102.657 butir ekstasi di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, sejak Selasa (2/7).

Rangkaian penangkapan dimulai dengan petugas BNN mengamankan Adi Putra alias Tison dan Ardiansyah alias Yuni. Keduanya dicegat saat minibus BK 1430 HG yang mereka kendarai berada di perlintasan rel kereta api Simpang Warung, Kisaran, Asahan.

"Ditemukan tiga ban mobil berisi sabu dan ekstasi," kata Deputi Pemberantasan BNN Irjen (Pol) Arman Depari kepada Publicanews, Kamis (4/7).

Barang haram tersebut masuk ke Sumut dibawa dari Malaysia menggunakan perahu motor yang bersandar di Tanjungbalai, Asahan. Mereka juga menyimpan dedah di sebuah rumah di Lubuk Palas, Asahan.

Tim BNN mendatangi rumah tersebut dan mendapati penghuni rumah, Fadli. "Selanjutnya tim menangkap Hanafi dan Amirudin di Jalan Perintis Kemerdekaan Batubara, yang kabur membawa Honda Jazz bernopol BK 1004 VP," ujar Arman.

Sehari setelahnya, petugas menangkap dua pelaku lagi, yakni Zul dan Nazar, di sebuah rumah di dalam perkebunan sawit di daerah Telukdalam, Asahan. BNN menangkap lagi satu orang, Tarmizi, di Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang.

Tim juga mencegat minibus BK 1321 KIJ di Jalan Perhubungan Lao Dendang, Medan Tembung, Sumut. "Mau melarikan diri dengan menabrak petugas. Kami mengejar mobil pelaku dan menembaki badan mobil," Arman menjelaskan.

Di dalam mobil terdapat tiga pelaku, Sulaeman, M Yusuf, dan M Yasin yang tertembak petugas. Yasin tewas saat dibawa ke RS Haji Medan sedangkan Yusuf dirawat di RS Bhayangkara akibat luka tembak di kaki.

Dua pelaku Sofyan Hidayat dan Roby S masih buron. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top