BNN Musnahkan 170 kg Sabu dari 6 Kasus

publicanews - berita politik & hukumKepala BNN Komjen Pol Heru Winarko dalam pemusnahan barang bukti di kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (10/5). (Foto: BNN)
PUBLICANEWS, Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan 169,68 kg sabu hasil sitaan dari enam kasus sepanjang tiga bulan terakhir. Kasus pertama terjadi di Dumai, Riau, pada 17 Maret 2019. Saat itu petugas BNN menangkap enam tersangka dengan barang bukti 9,8 kg sabu.

Kasus kedua terjadi di Pancoran Mas, Depok, dan Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, pada 23 Maret 2019. BNN meringkus dua orang.

"Hasil pengembangan itu kami menyita 20,9 kg sabu di warung milik MY," ujar Kepala BNN Komjen Pol Heru Winarko dalam pemusnahan barang bukti di kantornya, Jakarta Timur, Jumat (10/5).

Berikutnya BNN menyita 1,7 kg sabu dari penangkapan R pada 3 April 2019 di daerah Selumit Pantai, Tarakan, Kalimantan Utara.

Pada 11 April 2019 BNN kembali menangkap U dan R saat bertransaksi 10 kg sabu di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. "Dari tangkapan itu didapat nama pengendalinya Yun, ditangkap di daerah Gampong Meunasah Dayah, Aceh Utara," kata Heru.

Kasus kelima, Heru memerintahkan penangkapan SU dan SAG yang membawa 60 kg sabu di sebuah sekolah di Kecamatan Lima Puluh, Batubara, Sumatera Utara, pada 12 April 2019. "Petugas juga mengamankan AWI di Dumai," ia menambahkan.

Pada kasus terakhir, September 2018, BNN bekerja sama dengan TNI mengamankan sebuah speedboat pembawa 67,1 kg sabu di perairan Aceh Tamiang. Sayangnya, kurir MN kabur.

Namun pada 3 April 2019, petugas berhasil menangkap MN di Bandara Kualanamu, Deliserdang, Sumatera Utara. "Pelaku mau kabur ke Malaysia," Heru menjelaskan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top