Kriminalitas Demak

Bing Slamet Ditangkap Kerena Jual Sabu

publicanews - berita politik & hukumKapolres Demak AKBP Arief Bahtiar dalam pengungkapan kasus kejahatan narkoba Bing Slamet. (Foto: tribratanews.demak.jateng.go.id)
PUBLICANEWS, Demak - Polisi menangkap pengedar sabu Bing Slamet (54) di rumahnya di Desa Pengkol RT01/RW05 Kecamatan Jepara Kota, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Dalam penggeledahan, polisi menemukan 7,5 ons atau 750 gram sabu seharga Rp 700 juta. Bing Slamet akan mengedarkan barang haram tersebut di wilayah Jepara dan Demak. Polisi sebelumnya menyita 40 gram sabu saat meringkus Bing Slamet.

"Ini pengembangan dari tersangka WW (Wiwik Wibisono)," ujar Kapolres Demak AKBP Arief Bahtiar dalam gelar kasus di kantornya, Senin (6/5).

Polres Demak mendapat identitas dan alamat Slamet dari Wiwik (54), warga Kelurahan Bintoro sekaligus pembeli sabu dari pelaku.

"Dari sini kami bisa menemukan keberadaan BS (Bing Slamet), yang merupakan warga Jepara," Arief menambahkan.

Selain mengedarkan barang haram tersebut, Slamet juga mengonsumsi sendiri. Ia sudah menjalankan bisnisnya sejak setengah tahun lalu.

Menurut Slamet, ia mendapat sabu dari seorang teman di Jakarta. "Saya dapat di Jakarta lewat bus. Saya pecah-pecah (bungkus kecil). Hasilnya, saya hanya dikasih buat dipakai," kata Bing Slamet yang dihadirkan dalam konferensi pers.

Slamet menjual sabu ke teman SMP-nya itu seharga Rp 1,2 juta per gram. Wiwik sudah dua kali membeli. Awalnya ia ditawari sabu oleh Slamet di sebuah acara reuni.

Polisi menjerat Wiwik dan Slamet dengan Pasal 112 ayat (1) subsider 127 ayat (1) huruf a UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) lebih subsider Pasal 127 ayat (1) huruf a.

Wiwik terancam hukuman 4 sampai 12 tahun penjara, sedangkan Bing Slamet maksimal 20 tahun penjara. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top