Sabu 52 Kg Dipindahkan di Tengah Laut, BNN Cokok Para Pelaku

publicanews - berita politik & hukum50 bungkus sabu yang diamankan dari speedboat Firdaus di Pelabuhan Buruh, Indragiri, Riau, Kamis (24/4). (Foto: dok BNN)
PUBLICANEWS, Jakarta - BNN menangkap tiga kurir sabu Rusman, Firdaus, dan Piara. Mereka menyelundupkan sebanyak 50 bungkus sabu.

"Kami sita dua karung berisi 50 bungkus sabu dalam kemasan teh hijau cina. Berat totalnya 52 kg," kata Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari kepada Publicanews, Minggu (28/4).

Arman menuturkan anggotanya melakukan pengintaian setelah mendapat informasi masyarakat terkait adanya penyelundupan narkoba.

Penyelidikan berlangsung selama dua minggu, menyusul informasi ada barang terlarang tersebut masuk dari Malaysia ke Indonesia melalui jalur laut.

Kamis (24/4), BNN yang berkoordinasi dengan Bea dan Cukai mencurigai perahu motor cepat atau speed boat yang dikendarai Firdaus merapat di Pelabuhan Buruh, Indragiri Hilir, Riau.

"Tersangka (Firdaus) bertemu Rusman yang menggunakan Avanza," ujarnya.

Di mobil Rusman, petugas menemukan dua karung yang sempat disimpan di sebuah pos pelabuhan. Namun Firdaus kabur ketika petugas BNN menangkap Rusman.

Firdaus bisa dibekuk pada Jumat (26/4) di Batam bersama tersangka lain, Piara sebagai pengendali penyelundupan.

"Pengakuan tersangka (Firdaus), sabu dibawa dari Johor, Malaysia dengan kapal kayu," Arman menuturkan.

Paket sabu tersebut dijemput dan diserahterima di tengah laut dari kapal ke kapal di lokasi yang telah disepakati.

"Satu tersangka berada di BNNP Riau, dan 2 tersangla lain berada di Batam," katanya.

Selain menahan ketiga pelaku, BNN juga mengamankan speed boat, mobil, motor, ponsel, KTP dan paspor. Saat ini BNN masih melakukan pengembangan.

"Besok (Senin) akan dirilis di kantor BNN Riau," Arman menambahkan. (imo)

Berita Terkait

  • Tidak ada berita terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top