Kriminalitas Madiun

Dua Pengedar Narkoba Ditangkap, Salah Satunya Pemandu Karaoke

publicanews - berita politik & hukumTersangka Fajar Budiyanto (43) dan Arianti (32) saat ditangkap BNNP Jatim di dua tempat berbeda di wilayah Madiun, Jumat (26/4). (Foto: dok BNNP Jatim)
PUBLICANEWS, Madiun - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Timur menangkap dua pengedar narkoba, Fajar Budiyanto (43) dan Arianti (32), Jumat (26/4).

"Penangkapan ini merupakan pengembangan dari informasi BNNK Nganjuk," kata Kabid Pemberantasan Narkoba BNNP Jatim AKBP Wisnu Wardana di Madiun, Sabtu (27/4).

Arianti merupakan pemandu lagu di salah satu tempat karaoke di Madiun. Dari dua tersangka, polisi mengamankan 65 gram sabu, 30 butir pil ekstasi, dan 10 gram ganja. 

Fajar dan Arianti berasal dari jaringan narkoba yang dikendalikan narapidana Lapas Madiun.

"Untuk itu, kita bekerja sama dengan Kanwil Kemenkumham untuk membongkar jaringan ini," ujarnya.

Berdasarkan informasi dari BNNK Nganjuk, jaringan tersebut beroperasi di wilayah Madiun. Wisnu menjelaskan, barang haram tersebut dibawa dari Surabaya.

Tersangka Fajar ditangkap setelah bertransaksi dengan salah satu pembelinya. Ia sempat kabur saat ditangkap.

"Saat digeledah ditemukan barang bukti berupa sabu-sabu di dalam saku celananya," Wisnu menambahkan.

Petugas kemudian menuju ke rumah kos Fajar di Jalan Srijaya, Madiun. Petugas mendapati Arianti ada di dalam kamar tersebut.

"Untuk status dua pelaku suami istri atau bukan, kita belum jelas, masih kita selidiki. Yang jelas, ditemukan di kos-kosan," katanya. 

Saat ini, BNNP Jatim telah mengantongi indentitas bandar yang mengendalikan jaringan tersebut di balik Lapas Madiun. BNNP Jatim mendapat persetujuan Kantor Wilayah Kemenkumham Jatim untuk penyidikan di Lapas Madiun.

"Sedang kita kembangkan ke lapas," ujar Wisnu. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top