BNNP Jatim Bongkar Sabu Jaringan Aceh-Surabaya

publicanews - berita politik & hukumSalah satu tersangka dari jaringan sabu Aceh - Surabaya yang ditangkap BNNP Jatim di kawasan Surabaya, Sabtu (23/3). (Foto: jatimnow.com)
PUBLICANEWS, Surabaya - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim menangkap lima anggota sindikat narkoba jaringan Aceh-Surabaya, Sabtu (23/3) pekan lalu. Dalam penangkapan di sejumlah lokasi itu BNN menyita barang bukti 980 gram sabu.

Penangkapan pertama terhadap tiga tersangka yakni Mur (26) dan Ad (24) asal Aceh serta Yuto (59) dari Syrabata. Mereka diamankan di kawasan Bypass Juanda, Sidoarjo.

"Dua pelaku asal Aceh ke Surabaya melalui penerbangan pesawat dan turun di Bandara Juanda," kata Kabid Berantas BNNP Jatim AKBP Wisnu Chandra kepada wartawan di kantornya, Selasa (26/3).

Tersangka Yuto berencana mengantar sabu tersebut kepada Roes (47) di Jalan Cabean, Sawahan, Surabaya. Atas informasi itu, petugas bergerak menangkap Roes.

"Selama ini pelaku kerap mengirim narkoba dari Aceh dengan menggunakan kurir yang mengantarkan narkoba tersebut," ujarnya.

Kepada petugas, Roes mengaku memesan barang dari Troy (59) yang merupakan narapidana di Rutan Medaeng, Sidoarjo. "Kemudian bersama Karutan Medaeng, kami periksa pelaku Troy," Wisnu menjelaskan.

Kelima tersangka merupakan jaringan bandar narkoba yang memesan barang haram itu dari Aceh. Petugas juga menyita barang bukti non-narkotika.

"Dua mobil Suzuki Ertiga bernopol W 1112 BT dan Toyota Terios serta belasan ponsel para tersangka dan m-banking," katanya.

Mereka terbilang sindikat narkoba yang licin karena beberapa kali kerap berganti ganti modus yang digunakan oleh jaringan ini. Terakhir, pelaku menyelundupkan sabu diselipkan ke dalam sandal.

BNNP Jatim masih mengembangkan ke arah tindak pidana pencucian uang yang dilakukan jaringan narkoba ini.

Mereka dijerat Pasal 112 dan 114 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Ancaman hukuman hingga 20 tahun penjara. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top