Kriminalitas Sukabumi

BNNP Tangkap Jaringan Sabu Mirip Kelompok Zul 'Zivilia'

publicanews - berita politik & hukumKepala BNNP Jabar Brigjen Sufyan Syarif menunjukkan bukti 20 kg sabu asal Taiwan di kantornya, Senin (11/3). (Foto: ayobandung.com)
PUBLICANEWS, Bandung - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jabar menangkap anggota sindikat peredaran narkoba internasional pada Sabtu (9/3) pekan lalu. Mereka yang diamankan adalah AG, LI, AJ, dan RS di Cirenghas, Kabupaten Sukabum.

Petugas juga mengamankan barang bukti 20 kg sabu berkualitas nomor wahid. Menurut Kepala BNNP Jabar Brigjen Pol Sufyan Syarif, kualitas sabu jaringan ini sekelas bintang lima dari Taiwan.

"Ini pengembangan kasus lama. AG sempat masuk daftar pencarian orang (DPO) atas kasus kepemilikan 2,2 ton ganja tahun 2016 di Cianjur," ujar Sufyan dalam keterangan pers di kantornya, Bandung, Senin (11/3).

Saat itu AG berhasil kabur. Awal Februari lalu, petugas mengendus keberadaan AG di Sukabumi. "Kemudian, petugas melakukan pengintaian, membuntuti AG dan tiga temannya, LI, AJ, dan RS saat berangkat menuju Dumai, Riau, melalui jalur darat," ia menjelaskan.

Rute perjalanan komplotan ini adalah Sukabumi-Bogor-Jakarta-Merak-Lampung-Sumsel-Bengkulu-Riau. "AG ke Riau karena mendapat pesanan dari tersangka J, penghuni Lapas Medaeng Surabaya, atas kasus serupa," kata Sufyan.

Mereka mengemas paket sabu dengan bungkus teh China dan menyimpannya dalam tas. Barang haram itu dibawa menggunakan dua unit mobil. Sesampainya di Dumai, AG dan tiga rekannya menerima sabu dari Taiwan dan kembali ke Sukabumi.

Petugas BNNP Jabar membuntuti mereka dari Tulangbawang, Lampung, sampai Sukabumi. Temuan 20 kg sabu ini memiliki kesamaan dengan kasus 9,54 kilogram sabu Zulkifli, vokalis band 'Zivilia'.

"Mungkin satu jaringan (Taiwan), tapi kita mesti kembangkan ke sana. Nanti kita koordinasi dengan Polda Metro Jaya," katanya. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top