Andi Arief Kabarnya Gunakan Narkoba Sejak 'Zaman Perjuangan'

publicanews - berita politik & hukumAndi Arief ketika diamankan polisi dari kamar Hotel Menara Peninsula, Slipi, Jakarta Barat, Minggu (3/3) kemarin. (Foto: media sosial)
PUBLICANEWS, Jakarta - Politikus Partai Demokrat Andi Arief (48) dikabarkan sempat membuang alat isap sabu atau bong di kloset kamar mandi Hotel Menara Peninsula, Slipi, Jakarta Barat, sebelum polisi masuk ke kamarnya.

Foto-foto Andi di kamar hotel tersebut dan kloset duduk yang dijebol petugas Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri beredar di jejaring sosial. Penggeledahan dilakukan polisi dengan bantuan petugas hotel.

Andi ditangkap pada Minggu (3/3) petang di kamar 1214. Foto-foto yang beredar di jejaring sosial, kabarnya, sebagian berasal dari pihak hotel.

"Benar informasi yang kalian dengar. Detailnya nanti di konpers ya," kata Wadir Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Kombes Krisno Halomoan Siregar di Mabes Polri, Jakarta, Senin (4/3).

Polisi mengatakan, kondisi Andi terlihat seperti habis menggunakan sabu, namun ia menolak melakukan tes urin. Polisi menyita sabu sisa pakai dan bong.

Petugas laboratorium forensik Bareskrim sudah melakukan oleh TKP untuk menemukan residu sabu.

Benarkah mantan aktivis 98 ini pengguna narkoba, sejak kapan?

Seorang teman dekatnya, sesama mantan aktivis, mengatakan pada Publicanews bahwa Andi menggunakan narkoba sejak zaman 'perjuangan' lalu.

"Dulu, zaman 'bawah tanah' dia kan cari dana perjuangan di Kota (Jakarta; red). Sambil jualan," kata sumber yang wanti-wanti untuk tidak disebutkan identitasnya, sore ini.

Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief Ditangkap Karena Nyabu

Namun ia tidak mau mengomentari soal Andi yang konon diamankan di hotel bersama seorang wanita. "Enggak berani komentar saya," ujarnya.

Sumber tersebut sebenarnya ada janji bertemu Andi kemarin sore, setelah 3 bulan tak bersua. Namun, alumnus Fisipol UGM, Yogyakarta, itu tak kunjung memberi kabar. Lalu muncul berita Andi diamankan polisi.

Ia agak terkejut Kabareskrim Komjen Idham Azis sampai turun tangan dalam kasus narkoba Andi ini. "Kalau Kabareskrim sampai turun tangan, kayaknya ada apa-apanya selain urusan narkoba," ia menambahkan.

Seorang petinggi Demokrat yang juga anggota DPR melemparkan dugaan serupa. "Orang-orang kritis dan tidak pro (paslon) 01 kan di TO (target operasi) satu persatu," katanya, melalui aplikasi pesan WhatsApp kepada Publicanews. Ia mencoba membawa kasus ini ke ranah politik.

Tapi kalau Andi terbukti menggunakan sabu, apa yang bisa dikatakan? Kita tunggu konferensi pers polisi sore ini.

Sayangnya, cerita soal Andi yang memakai narkoba sejak 'zaman perjuangan' tidak bisa dikonfirmasi, ia masih dalam pemeriksaan polisi. (ian)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top