Dituntut Satu Tahun, Richard Muljadi Segera Bebas

publicanews - berita politik & hukumRichard Muljadi dan Shalvynne Chang usai pemberkatan pernikahan di Gereja Katedral Jakarta. (Foto: media sosial)
PUBLICANEWS, Jakarta - Terdakwa kasus kepemilikan kokain Richard Muljadi dituntut satu tahun penjara. Jaksa dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menyatakan cucu wanita konglomerat nasional Kartini Muljadi itu terbukti melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan 1.

Tuntutan pidana penjara selama 1 tahun tersebut dikurangi selama terdakwa dalam tahanan.

"Dengan ketentuan, tidak perlu menjalani sisa pidana yang dijatuhkan. Namun, terdakwa menjalani rehabilitasi di RSKO Cibubur, Jakarta Timur," begitu petikan tuntutan jaksa, Kamis (7/2).

Hakim ketua Krisnugroho Sri Pratomo sempat meminta tanggapan pembela Richard dan tuntutan akhir dari jaksa penuntut umum. Sidang pembacaan vonis bakal digelar pada Kamis (14/2) pekan depan.

Pengacara Richard, Baso Fakhruddin, menegaskan kesiapan kliennya menghadapi vonis meski tetap meminta hukuman seringan-ringannya.

Mike Lewis Ungkap Richard Muljadi Mabuk Wiski Sebelum Ditangkap

Richard ditangkap di toilet Restoran Vong, SCBD, Jakarta Selatan, pada 22 Agustus 2018. Polisi menangkap basah Richard yang hendak mengonsumsi 0,038854 gram kokain di atas layar handphonenya.

Saat ini Richard dititipkan di RS Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur. Pada Januari 2019 lalu, beredar foto pemberkatan pernikahan Richard dan kekasihnya di Gereja Katedral, Jakarta.

Baso mengatakan, acara itu sekadar pemberkatan agama bukan pesta pernikahan yang seharusnya sudah berlangsung pada 6 September 2018 lalu. Menjadi tertunda karena Richard dicokok petugas.

Pemberkatan pernikahan dengan Shalvynne Chang itu kabarnya tidak sepengetahuan Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan. Kajari Jaksel Supardi mengatakan, belum ada penetapan terdakwa bisa keluar untuk kepentingan nonmedis seperti acara pernikahan. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top