BNN Tangkap Pengedar Sabu Jaringan Aldo Sampang

publicanews - berita politik & hukumSalah satu bungkusan berisi sabu yang diamankan BNN dan BNNP Jatim dari lima tersangka di Bukit Kayu Kapur, Kecamatan Bukit Kapur, Dumai, Riau, Sabtu (2/2). (Foto: dok BNN)
PUBLICANEWS, Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap lima penyelundup narkotika jenis sabu jaringan Aldo Sampang pada Sabtu (2/2) pekan lalu. Kelimanya dicokok di Jalan Sukarno, Kelurahan Bukit Kayu Kapur, Kecamatan Bukit Kapur, Dumai, Riau.

"Lima tersangka atas nama Febriadi, Hasan, Andi, Iskandar, dan seorang perempuan Wati Sri Ayu," kata Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari kepads Publicanews, Senin (4/2).

BNN Pusat dibantu petugas BNN Provinsi Jawa Timur, yang mengamankan sejumlah barang bukti. Antara lain tiga tas ransel hitam, 15 bungkus berisi 18.345 gram sabu, 12 unit ponsel, buku rekening bank, kartu ATM, dan paspor.

Arman menjelaskan, tim BNN Pusat mendapat informasi adanya penyelundupan narkoba dari Malaysia dengan rute selat Malaka ke Pulai Rupat, Dumai, pada Jumat (1/2).

"Ini jaringan Aldo Sampang, rencananya barang bukti akan dibawa ke Lampung lalu ke Surabaya dan siap diedarkan di daerah Jatim," ujarnya.

Barang haram tersebut disembunyikan di tiga tas ransel yang ditumpuk pakaian. Polisi membongkar tas ransel di bagian bagasi mobil.

Kelima tersangka dan barang bukti diamankan sementara di kantor BNNP Riau, selanjutnya diserahkan ke penyidik BNNP Jatim.

BNN juga belum memberikan keterangan soal rekam jejak Aldo Sampang dalam bisnis narkoba internasiona. BNN memastikan sabu ini masuk ke Indonesia dari Malaysia. (imo)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Ezaramadhan @Ezza04 Februari 2019 | 14:29:48

    berantas terus para pengguna narkoba yang meresahkan masyarakat

Back to Top