Kriminalitas Medan

Polisi Telusuri Gudang Ekstasi Lain Napi Tanjungbalai

publicanews - berita politik & hukumKapolda Sumut Irjen Agus Andrianto. (Foto: tribratanews)
PUBLICANEWS, Medan - Pasca penggerebekan pabrik ekstasi rumahan di Jalan Pukat VII, Gang Murni No 19, Bantan Timur, Medan Tembung, Kamis (24/1) malam, polisi kembali menelusuri lokasi pembuatan ekstasi di lokasi lain.

"Kita berkoordinasi dengan BNNP (Sumatera Utara), BNN Pusat melakukan penelusuran," kata Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto kepada wartawan, Selasa (29/1).

Agus mengungkapkan, penggerebekan pabrik ekstasi beberapa waktu lalu terbilang cukup besar. Hal ini sekaligus penanda baiknya kerja sama antara Polda Sumut dengan Badan Narkotika Nasional.

Polisi masih terus melusuri pabrik narkoba klandestin mengingat empat pelaku yang berhasil diamankan merupakan target sejak 2017.

Keempatnya adalah peracik ekstasi Gunawan, kurir Irsan, perantara Robert, dan snarapidana Lapas Tanjungbalai Acun sebagai pengendali.

Robert merupakan buronan BNN sejak 2017 terkait pabrik klandestin narkoba di Marelan. Ia kabur setelah BNN menggerebek pabrik ekstasi.

Selama buron ia membangun pabrik ekstasi yang kedua, hingga akhirnya bisa dibongkar BNN bersama Polda Sumut. Petugas mengamankan 300 butir ekstasi coklat muda, satu unit alat cetak ekstasi, beberapa jenis prekursor, bahan kimia cair maupun padat, dan serbuk warna warni siap cetak.

Semua bahan ekstasi dan alat-alat pembuatnya difasilitasi Acun. Pembuatan ekstasi hanya sesuai pesanan. Selesai mencetak, bahan-bahan itu disimpan bersama bumbu-bumbu dapur. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top