Kriminalitas Mataram

Oknum Polisi Bantu Pelarian WN Perancis Felix Dorfin

publicanews - berita politik & hukumWN Perancis Felix Dorfin (35) saat ditangkap polisi pada 21 September 2018 di Bandara Internasional Lombok, Mataram, NTB. (Foto: SCMP)
PUBLICANEWS, Mataram - Kaburnya tahanan narkotika asal Perancis Felix Dorfin (35), Senin (21/1) dini hari lalu, ternyata dibantu oknum polisi Kompol TM. Pejabat Kasubdit Pamtah (Pengamanan Tahanan) Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) itu pun ditahan.

Kompol TM diduga membantu penyelundup sabu dan ekstasi tersebut dengan cara merusak jeruji besi sel tahanan dengan gergaji besi.

"Ya, kita sudah memeriksa anggota berinisial TM, yang bertangung jawab pada pengamanan saat Dorfin kabur," kata Kabid Humas Polda NTB Kombes I Komang Suartana di Mataram, Selasa (29/1).

Penyidik Polda curiga darimana Dorfin mendapatkan perkakas untuk menjebol sel tahanannya. Kejanggalan juga terlihat dari kecil kemungkinan pria yang ditangkap pada 21 September 2018 itu melompat dari lantai dua.

Setelah diselidiki, kuat dugaan Dorfin melenggang dari kamar tahanannya dengan cara biasa, jebolnya teralis besi hanya pengalihan agar tidak terlacak peran Kompol TM.

WN Perancis Kurir Sabu Kabur dari Sel Polda NTB

Suartana menjelaskan, Kompol TM diiming-imingi uang Rp 10 miliar untuk meloloskan Dorfin

"Kalau ada keterlibatan anggota, kita akan tindak tegas. Jadi, kita tunggu hasil pemeriksaan propam," ia menegaskan.

Sejauh ini pengejaran terhadap pemilik 2,4 kg sabu dan 828 butir pil ekstasi itu masih dilakukan tim dari Polda NTB. Titik-titik kemungkinan pintu kabur Dorfin keluar dari NTB dipersempit.

Berkas kasus Dorfin sebenarnya telah siap dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi NTB. Dorfin ditangkap petugas Bea Cukai Bandara Internasional Lombok karena membawa barang haram senilai Rp 3,2 miliar di dalam dinding koper pakaiannya. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top