Polisi Bekuk Jaringan Sabu Palangka Raya

publicanews - berita politik & hukumKetiga pelaku sindikat narkoba dihadirkan dalam pengungkapan kasus di Mapolres Palangka Raya, Senin (14/1). (Foto: Kaltengekpsres.com)
PUBLICANEWS, Palangka Raya - Polisi hanya butuh waktu dua hari untuk membekuk sindikat narkoba yang terdiri dua kurir dan seorang bandar sabu, di wilayah hukum Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (11/1).

"Untuk kurir dan bandar sabu yang kami ringkus ini sudah beroperasi selama satu tahun di Palangka Raya," kata Polres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar seperti dikutip dari Antara, Senin (14/1).

Para pelaku ditangkap di lokasi yang berbeda. Wongso Indrajid (25) ditangkap di Jalan Tambun Bungai tepat di depan rumah makan RFC dengan membawa barang bukti 7,8 gram paket sabu, yang dibuat dalam dua paket.

Selanjutnya menangkap Muhammad Mahfud (22) di kediamannya di Jalan Pelatuk IV B dengan membawa 34,7 gram sabu yang dibuat delapan paket dan siap edar. Kedua pelaku berperan sebagai kurir.

Sedangkan bandar sabu Lintar alias Kokoh (47) ditangkap di rumahnya di Jalan G Obos XVI Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Sabtu (12/1). Polisi menemukan tiga paket sabu dengan berat 3,84 gram.

"Mereka bertiga adalah satu jaringan yang selama ini menjalankan bisnis haram di daerah setempat," ujarnya.

Total barang bukti yang disita dari ketiga pelaku yakni 46,34 gram sabu yang sudah di paket menggunakan plastik klip serta beberapa barang bukti lainnya. Berdasarkan keterangan mereka, barang tersebut didatangkan dari Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan.

"Bisnis haram tersebut untuk memenuhi permintaan pelanggannya yang ada di kota Palangka Raya," Timbul menuturkan.

Akibat perbuatannya itu, ketiga pelaku dijerat Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 112 (ayat) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukumannya 20 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 10 miliar. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top