Kriminalitas Jakarta

Dua Pengedar Sabu Jaringan Lapas Ditangkap

publicanews - berita politik & hukumKapolsek Kembangan Joko Handono menunjukkan sabu yang disembunyikan WN di balik televisi. (Foto: Polres Jakarta Barat)
PUBLICANEWS, Jakarta - Menjelang Tahun Baru, Polsek Kembangan berhasil menggagalkan peredaran sabu di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat. Salah satu pelaku, WN (34), ditangkap di rumahnya, Jalan Kayu Besar Cengkareng Timur, Sabtu (29/12).

"WN menyembunyikan narkoba di dalam TV (televisi) bagian belakang untuk kelabui petugas," ujar Kapolsek Kembangan Kompol Joko Handono saat menggelar pengungkapan kasus di kantornya, Kamis (3/1).

Petugas sempat kesulitan saat mencari barang bukti. Setelah didesak, WN memberitahu tempat menyembunyikan barang haram tersebut. Polisi mengamankan 0,58 gram sabu, 2 butir pil ekstasi hijau, dan plastik klip berisi pil ekstasi yang telah dihancurkan.

Polisi juga meringkus AM alias G (31) di Jalan Kayu Besar, Gg. Pojok II RT 04/11 Cengkareng Timur. Di sini polisi menyita 6,42 gram sabu, 500 butir pil ekstasi hijau, timbangan, serta buku rekap hasil penjualan narkoba.

Kepada petugas, WN mengaku sudah tiga tahun mengonsumsi narkoba. "Sekitar 500 butir pil ekstasi ini merupakan jaringan lapas," ujar Joko.

WN awalnya coba-coba, namun ia tergiur untuk mengedarkan narkoba karena ajakan rekannya AI, napi narkoba Lapas Cipinang. Selama ini WN berkomunikasi lewat ponsel dengan AI.

"WN juga pernah menjalani hukuman di Lapas Salemba pada tahun 2017 lalu dengan kasus serupa," Joko menambahkan.

WN dijerat Pasal 114 ayat (1) Sub 112 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sementara tersangka AM dijerat Pasal 114 ayat (2) Sub pasal 112 ayat (2) UU yang sama. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top