Bareskrim Bekuk Jaringan Pengimpor Sabu dari Malaysia

publicanews - berita politik & hukumWakil Direktur Tipid Narkoba Bareskrim Kombes Krisno Siregar dalam gelar penangkapan sabu jaringan Malaysia di Kantor Dittipid Narkoba Bareskrim, Jakarta, Jumat (7/12). (Foto: aktual.com)
PUBLICANEWS, Jakarta - Empat anggota jaringan pengedar 20 kg sabu dari Malaysia dibekuk jajaran Direktorat Tipid Narkoba Bareskrim Polri di Terminal Bus Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Senin (3/12) pagi. Penangkapan diawali dengan dibekuknya MIS (38) di Bus ALS.

"Satgas NIC (Narcotics Internasional Center) berhasil menangkap MIS saat menumpang Bus ALS dari Medan ke Semarang hari Senin," kata Wakil Direktur Tipid Narkoba Bareskrim Kombes Krisno Siregar dalam jumpa pers di kantornya, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (7/12).

Setelah menangkap MIS, petugas berturut-turut meringkus HGS (39), DJS (37), dan EZ (48). MIS berperan sebagai pengawas dalam pengiriman sabu dari Tanjung Balai, Sumatera Utara, menuju Jakarta itu.

Selasa (4/12), polisi membekuk tersangka HGS di Hotel Tresya, Tanjung Balai, Sumatera Utara. Ia adalah operator yang mendatangkan barang haram itu dan mengirimkannya kepada pemesan.

Dari HGS ini, polisi mengantongi dua identitas tersangka lain yang bertugas menyimpan narkotika sampai ada perintah pengiriman.

Masih di hari yang sama, Krisno menjelaskan, petugas kembali menangkap DJS dan EZ. Keduanya menjaga gudang.

"Dari pengakuan tersangka, sabu tersebut didapatkan dari warga negara Malaysia yang masih DPO (daftar pencarian orang)," ujar Krisno.

Adapun barang bukti yang diamankan yakni 20 bungkus plastik berisi 20 kg sabu dan enam ponsel. Polri bekerja sama dengan Polisi Diraja Malaysia mengembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan di negeri jiran.

Para tersangka dikenakan Pasal 112 ayat 2 juncto pasal 132 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman pidananya adalah penjara seumur hidup dan denda Rp 800 juta-Rp 8 miliar. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top