Narkoba Mendominasi Kejahatan di Sukabumi

publicanews - berita politik & hukumKejaksaan Negeri dan Polres Kota Sukabumi memusnahkan barang bukti narkoba di halaman Kantor Kejari Kota Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (4/12). (Foto: kejari-sukabumi.go.id)
PUBLICANEWS, Sukabumi - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Sukabumi heran dengan modus menyembunyikan narkoba ke dalam kondom, lalu dimasukkan ke dalam anus.

"Beberapa kali upaya ini berhasil digagalkan oleh petugas lapas dan kepolisian," kata Kasi Pidum Kejari Kota Sukabumi Rachman Zamal saat menghadiri pemusnahan narkoba di halaman Kantor Kejari Kota Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (4/12).

Ironisnya, akhir-akhir ini ditemukan alat kontrasepsi dan sembilan paket narkoba di dalam kendaraan tahanan usai para terdakwa menjalani sidang.

"Ini akan menjadi konsentrasi kita, mengawasi cara pengedar memasukkan narkoba," ujar Rachman.

Barang bukti yang dimusnahkan meliputi 39,173 gram ganja, 7,68 gram sabu dari 21 perkara. Kemudian 4.472 butir obat-obat terlarang dari 27 kasus. Ini adalah pemusnahan kedua yang dilakukan di sepanjang 2018.

"Jumlahnya tidak terlalu banyak seperti tiga bulan yang lalu," ujar Kepala Kejari Kota Sukabumi Ganora Zarina di lokasi yang sama.

Menurut Ganora, kasus narkoba berada di peringkat pertama, yakni 40 persen. Jumlah tersangka yang sudah divonis pengadilan sebanyak 55 orang. "Informasi yang saya dapat sudah ada tiga tersangka, saat ini masih menjalankan proses penyidikan di kepolisian," katanya.

Ganora berjanji akan berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Polri, BNN, pengadilan, dan juga Lapas guna meminimalisir peredaran narkoba di wilayah Kota Sukabumi.

"Terutama di lapas, agar tidak terjadi penyebaran isu ternyata di lapas sering terjadi transaksi-transaksi yang ilegal," ia menegaskan.

Setelah narkoba, kasus kekerasan menggunakan senjata tajam menempati posisi kedua. Perkara kepemilikan senjata tajam sebanyak 20 persen. Disusul dengam tindak pidana lain, yakni kenakalan remaja dan pencabulan.

Pemusnahan barang bukti itu dihadiri Asda 1 Pemkot Sukabumi Andri Setiawan, Ketua DPRD Kota Sukabumi Yunus Suhandi, Kepala Pengamanan Lapas Nyomplong Hendra Novreli, dan jajaran Polres Kota Sukabumi. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top